Mengenal Bus Grabag di Era Kolonial Belanda, Eksis Tahun 1930-an!
ILUSTRASI. Pada zaman kolonial Belanda, terdapat perusahaan bus dengan rute Grabag - Magelang-@koleksijadul-INSTAGRAM
MAGELANGEKSPRES.ID - Pada zaman kolonial Belanda, terdapat perusahaan bus dengan rute Grabag - Magelang.
Perusahaan bus tersebut dimiliki oleh seorang beretnis tionghoa bersama keluarganya.
Yaitu otobus Adam Grabag yang dimiliki oleh Tan Sing Djiang.
BACA JUGA:4 Peninggalan Belanda di Grabag Magelang, dari Eks Stasiun hingga Vila
BACA JUGA:Cafe Eks Rumah Indis Magelang, Peninggalan Belanda yang Kini Berubah Nasib?
BACA JUGA:Eks Hotel Loze Magelang, Penginapan Mewah di Era 1800-an yang Tinggal Kenangan
Sejarah Bus Grabag di Era Kolonial
Dijelaskan dalam buku Ensiklopedia Kota Magelang dari Disperpusip Kota Magelang.
Tan Sing Djiang mendirikan usahanya di Meno-wostraat No. 152 atau Jalan Menowo 152 yang sekarang Jalan A. Yani di Kota Magelang.
Perusahaan itu eksis di Kota Sejuta Bunga tersebut pada tahun 1930-1950-an.
BACA JUGA:Jejak Sejarah RSJ Prof Dr Soerojo Magelang yang Lahir dari Rahim Kepanikan Kolonial Belanda
BACA JUGA:Asal Usul 'Taman Badaan' Magelang, Konon Habitat Badak Dahulu Kala
Dimana seperti yang dijelaskan, otobus ini melayani trayek Kecamatan Grabag dan Kota Magelang, Pulang Pergi (PP).
Seperti pada iklan otobus Adam Grabag tahun 1951 berikut.
"PERS AUTOBIS ADAM GRABAG. Djalan Raja Menowo 152 Telf. 212 MAGELANG. Sedia bis untuk keperluan Dharma Wisata dll" tulis iklan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: