Walikota Magelang Gerak Cepat, Serap Kabel Semrawut Ulah Oknum Provider

Walikota Magelang Gerak Cepat, Serap Kabel Semrawut Ulah Oknum Provider

Walikota Magelang, Damar Prasetyono, menanggapi laporan mengenai kabel kusut di sejumlah titik Kota Magelang-rawpixel.com-FREEPIK

MAGELANGEKSPRES.ID - Walikota Magelang, Damar Prasetyono, menanggapi laporan mengenai kabel kusut di sepanjang Jalan Bogeman – Telaga Warna – Canguk, Kota Magelang pada Sabtu, 6 September 2025.

Hal itu didapati melalui aduan dalam program Monggo Lapor yang mengeluhkan adanya ketidaktertiban dalam penataan tiang provider sehingga menimbulkan kabel semrawut hingga kerusakan trotoar.

"Dulu hanya ada 3 tiang (provider) skrg ada sekitar 10 tiang yg ditanam secara berjejer, dan lanjut turun ke arah telaga warna bahkan ada yg sampai merusak trotoar," tulis sebuah aduan dalam Monggo Lapor (16/7).

BACA JUGA:Viral di X Kota Magelang Pakai Kabel Tanam, Realita Utilitas Kabel Terpasang Semrawut dan Ganggu Pemandangan

Menanggapi aduan tersebut, Walikota Magelang bersama dinas terkait segera melakukan penertiban.

Pasalnya kabel yang berserakan ini dianggap mengganggu estetika kota dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi pejalan kaki maupun pengendara.

"Saya sangat prihatin lihat kondisi kabel-kabel yang seperti ini. Mereka ini (perusahaan provider) kadang pasang tiang pasang kabel nggak ada izin dan koordinasinya dengan pemerintah kota," ujar Walikota Damar dalam Instagram @masdamar.magelang (6/9).

BACA JUGA:Balon Udara Jatuh di Kota Magelang, Membahayakan Nyaris Serempet Kabel Listrik Bertegangan Tinggi

Oleh karenanya, Walikota Damar menekankan pentingnya koordinasi antardinas dan pihak swasta guna menjaga jaringan utilitas tetap aman namun tidak mengorbankan estetika kota.

Selain itu, Pemerintah Kota Magelang sebetulnya telah mengadakan wacana agar dilakukannya kabel tanam pada tahun 2022.

Akan tetapi tingginya biaya pemindahan kabel bawah tanah membuat rencana ini belum terealisasikan.

BACA JUGA:Semrawut Kabel Utilitas di Kota Magelang, Kurangi Estetika Kota

"Dulu sempat dibahas. Awalnya kita ingin wajah Alun-alun sampai Pasar Rejowinangun (Jalan Pemuda), itu bebas dari kabel listrik, telepon, yang bikin suasana kurang indah. Tapi ternyata cost anggarannya sangat mahal," ujar Anggota Komisi C DPRD Kota Magelang, Marjinugroho bila melansir MAGELANGEKSPRES.ID.

Oleh karenanya, saat ini masyarakat Kota Magelang terus diminta untuk melakukan koordinasi kepada pihak terkait agar estetika kota terjaga serta tidak mengganggu masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait