Shelter Kuliner Kutoarjo Sepi, Pedagang Mengadu ke DPRD Purworejo

Shelter Kuliner Kutoarjo Sepi, Pedagang Mengadu ke DPRD Purworejo

AUDIENSI. Perwakilan pedagang shelter kuliner Kutoarjo melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD Purworejo, di gedung B DPRD Purworejo, kemarin.-EKO SUTOPO-PURWOREJO EKSPRES

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID Shelter Kuliner Kutoarjo yang semestinya menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, kini justru sepi pengunjung.

Kondisi tersebut membuat para pedagang yang tergabung dalam Koperasi Berkah Mardihusodo mengadu ke Komisi III DPRD Purworejo lewat forum audiensi yang berlangsung di Gedung B DPRD Purworejo, Jumat (19/9).

Audiensi dipimpin Wakil Ketua DPRD Purworejo, Fran Suharmaji.

BACA JUGA:Sejumlah Pedagang Keluar dari Shelter Kuliner Kutoarjo, Petugas Gabungan Ajak Mereka Kembali Masuk

Dalam pertemuan tersebut, para pedagang menyampaikan sejumlah persoalan yang menyebabkan usaha mereka meredup.

Ridwan, pengurus koperasi sekaligus pedagang di shelter kuliner, menilai salah satu penyebab sepinya pembeli adalah maraknya pedagang di pinggir jalan yang tidak ditertibkan.

“Kalau sore dan malam masih banyak pedagang di pinggir jalan. Kami di shelter semakin sepi, bahkan jumlah pedagang yang aktif berkurang. Dari 63 lapak, kini tidak sampai 55 yang berjualan. Ada sekitar 16 lapak kosong, bahkan sebagian dimiliki ganda sehingga terjadi sewa-menyewa lapak,” katanya.

BACA JUGA:Penempatan PKL Luar ke Dalam Shelter Kuliner Kutoarjo Berlangsung Alot

Ridwan juga menyoroti aturan yang dianggap tidak konsisten.

Menurutnya, ketika ada expo, pedagang shelter dilarang berjualan di luar, tetapi pedagang lain yang bukan bagian dari shelter justru diperbolehkan.

“Ini merugikan kami, sementara pembeli lebih memilih ke luar stand,” tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Purworejo, Fran Suharmaji, menegaskan bahwa UMKM adalah program unggulan yang sejalan dengan visi misi bupati.

BACA JUGA:Warga Wirotaman Dilibatkan Pengelolaan Shelter Kuliner di Purworejo

Pihaknya mencatat banyak keluhan pedagang, mulai dari masalah aturan berjualan di pinggir jalan hingga pelaksanaan expo.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: purworejo ekspres

Berita Terkait