Camat dan Lurah di Kota Magelang Wajib Mengakselerasi Pelayanan Publik
PEMBEKALAN. Jajaran camat dan lurah se-Kota Magelang mengikuti pembekalan kepemimpinan kolaboratif untuk memperkuat sinergi antarwilayah, Jumat (2/1/2026).-ISTIMEWA-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID – Walikota Magelang Damar Prasetyono menegaskan peran strategis camat dan lurah sebagai instansi terdepan pemerintah daerah dalam menangani persoalan masyarakat yang kian kompleks.
Sebagai pejabat yang bersentuhan langsung dengan warga, camat dan lurah dituntut memiliki kapasitas kepemimpinan yang mampu mengonsolidasikan berbagai sumber daya wilayah.
Pernyataan tersebut disampaikan Damar dalam pembukaan Kegiatan Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Kolaboratif bagi Camat dan Lurah se-Kota Magelang di Gedung Kepodang, kawasan Taman Kyai Langgeng, Jumat 2 Januari 2026.
BACA JUGA:MAJT An-Nuur Magelang Galang Donasi Sumatera di Subuh Berjamaah 2026
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Walikota Magelang dr Sri Harso, Pj Sekda Kota Magelang Larsita, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menurut Damar, tantangan pembangunan Kota Magelang saat ini tidak dapat lagi diselesaikan melalui pendekatan sektoral yang kaku.
BACA JUGA:Tarif Pakir Kota Magelang Turun 100 Persen, Motor Rp1.000 Mobil Dikembalikan Jadi Rp2.000
Camat dan lurah memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan kebijakan pemerintah menjadi tindakan konkret yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
"Kebijakan pemerintah daerah bertumpu pada efektivitas kerja di tingkat kecamatan dan kelurahan. Di tangan para camat dan lurah, regulasi diimplementasikan menjadi pelayanan publik yang nyata," ungkap Damar.
BACA JUGA:Malam Mingguan! Ini Jadwal Bioskop Magelang Hari Ini di The Aloon Aloon XXI dan Platinum Cineplex
Ia menambahkan bahwa isu-isu prioritas seperti penanganan tengkes (stunting), keamanan lingkungan, penguatan UMKM, hingga peningkatan kualitas layanan digital memerlukan kepemimpinan yang inklusif. Pendekatan persuasif dan dialogis menjadi kunci agar masyarakat terlibat aktif dalam program pemerintah.
Damar juga mengingatkan agar para pemimpin wilayah mengedepankan kerja sama tim dan menghapus ego sektoral. Koordinasi antarinstansi dan keterbukaan akses data menjadi prasyarat mutlak dalam mengelola dinamika sosial di lapangan.
BACA JUGA:Pendaki Magelang Hilang di Gunung Slamet, Tim SAR Hadapi Cuaca Buruk
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Magelang, Anita Diah Lestari menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas manajerial para peserta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres