Tinggalkan yang Syubhat, Allah itu Mengawasi Kita!
Tinggalkan yang Syubhat, Allah itu Mengawasi Kita!--
MAGELANGEKSPRES.ID- Allah itu mengawasi kita. Walaupun tidak ada yang tahu dengan apa yang kita kerjakan maka seorang mukmin hendaklah berhati-hati dalam berbuat.
Allah berfirman,
{ إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلۡمِرۡصَادِ ۞ }
"Sesungguhnya Rabbmu benar-benar mengawasi."
(QS. Al-Fajr: 14)
Tiada sesuatu pun yang dikerjakan manusia, baik itu ucapan atau perbuatan, atau amalan hati, berprasangka buruk dan lainnya, melainkan Allah mengawasi. Allah tahu.
BACA JUGA:Tradisi Rebo Wekasan dalam Tinjauan Islam
Hal ini yang mendorong seorang muslim untuk berhati-hati berbuat. Kita jangan bermudah-mudahan membicarakan orang-orang yang berilmu, menggibahi orang-orang yang sebenarnya saleh.
Kalau berbicara tentang wara', yakni meninggalkan sesuatu yang membahayakan akhiratnya. Maka hal tinggalkan! Karena kita tidak lama di dunia. Nanti di akhirat akan ada hisab, yang hisabnya itu detail sekali.
{ فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًۭا يَرَهُ ۞ }
"Barang siapa yang berbuat kebaikan sebesar zarah (semut kecil), dia akan mendapatkan balasan atas apa yang dia kerjakan."
(QS. Az-Zalzalah: 7)
Dan sebaliknya,
{ وَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُۥ ۞ }
"Yang melakukan tindakan keburukan walaupun sebesar semut itu, dia akan mendapatkan balasannya."
(QS. Az-Zalzalah: 8)
Oleh karena itu, orang-orang yang tidak beriman ketika mendapatkan rapor, mereka akan menyesal dengan mengatakan, “Apa ini? Kitab ini bagaimana?!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: