BPK Soroti Penanganan TBC, Pemkab Magelang Diminta Berbenah
LAPORAN PEMERIKSAAN. Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja atas Efektivitas Upaya Penuntasan TBC Tahun Anggaran 2024, kemarin.-HENI AGUSNINGTYAS-MAGELANG EKSPRES
MUNGKID, MAGELANGEKSPRES.ID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menyoroti komitmen Pemkab Magelang dalam penuntasan penyakit tuberkulosis (TBC).
Sorotan tersebut disampaikan saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kinerja atas efektivitas upaya penanganan TBC tahun anggaran 2024 dan 2025 hingga triwulan I, Selasa (20/1) sore.
Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah Ahmad Lutfi menyampaikan, pemeriksaan kinerja dilakukan untuk melihat keseriusan pemerintah daerah dalam perencanaan dan pelaksanaan program penanggulangan TBC.
BACA JUGA:Kasus TBC Mengkhawatirkan, DPRD Tegal Desak Sosialisasi Dimassifkan
BACA JUGA:Event Beauty Pop Artos Mall Magelang Hadirkan Puluhan Brand Kecantikan Hingga Fashion Show
Hasilnya, masih ditemukan sejumlah persoalan yang berpotensi menghambat upaya penuntasan.
“Masih ada komitmen yang perlu diperkuat, baik dalam perencanaan, pendataan, maupun sistem penanganan yang terintegrasi,” ujar Ahmad Lutfi.
Menurutnya, pemeriksaan kinerja ini bertujuan mendorong perbaikan.
BACA JUGA:Turunkan Kasus TBC, Gubernur Ahmad Luthfi Luncurkan Speling Melesat dan TB Express
BACA JUGA:IDM Bangun Rumah untuk Warga Borobudur, Bupati Ingin Prioritaskan yang Paling Membutuhkan
BPK ingin program penanganan TBC berjalan lebih rapi, terukur, dan berkelanjutan.
"Kabupaten Magelang menjadi salah satu daerah sampel dalam pemeriksaan nasional penanganan TBC," jelasnya.
Menanggapi temuan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Ady Waryanto menyampaikan bahwa TBC merupakan program prioritas nasional.
Penanganannya membutuhkan kerja lintas organisasi perangkat daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres