Baznas Purworejo Beri Modal dan Branding UMKM Lewat Z-Mart

Baznas Purworejo Beri Modal dan Branding UMKM Lewat Z-Mart

SOSIALISASI. Kegiatan sosialisasi ZMart Baznas Purworejo di gedung PLUT Dinas KUKMP, kemarin.-EKO SUTOPO-PURWOREJO EKSPRES

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purworejo meluncurkan program Z-Mart (Zakat Mart) sebagai upaya nyata meningkatkan kelas usaha mikro, dalam hal ini warung kelontong. 

Program ini diawali dengan kegiatan bertajuk Sosialisasi Program Z-Mart Baznas Kabupaten Purworejo dengan tema "Latihan Dasar Kelompok: Mengelola Warung Kelontong Secara Profesional".

Acara berlangsung di Gedung PLUT Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Kamis (22/1).

BACA JUGA:UMKM Mualaf Terima Bantuan Modal Usaha dari Baznas, Perkuat Akidah dan Kemandirian Ekonomi

Hadir Ketua Baznas Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I., Wakil Ketua Baznas H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I., serta Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Ir. Hadi Pranoto, yang juga bertindak sebagai narasumber.

Ketua Baznas Purworejo, K.H. Achmad Hamid, menjelaskan bahwa program ini menyasar 40 pelaku usaha warung kelontong yang memiliki potensi untuk berkembang.

Menurutnya, banyak warung di pelosok desa yang terpaksa tutup atau "mati suri" karena manajemen yang kurang tepat dan persaingan pasar modern.

BACA JUGA:Baznas Purworejo Salurkan Rp1,8 Miliar Zakat untuk 2.386 Penerima, Ini Rinciannya

"Kami melihat banyak warung di pinggir jalan yang manajemennya perlu dibenahi agar tidak bangkrut. Melalui Z-Mart, kami mendorong UMKM agar bisa mengelola warung dengan baik, mendapatkan keuntungan yang lebih layak, namun tetap tidak melupakan aspek spiritual atau ibadah dalam berbisnis," jelasnya.

Wakil Ketua Baznas Purworejo, H. Sartu Ali Muhsin, merinci bahwa dari total 40 peserta, 30 orang didanai oleh BAZNAS RI dan 10 orang merupakan tambahan pendampingan dari Baznas Kabupaten Purworejo.

Para peserta merupakan pengusaha muda (usia 25-45 tahun) yang telah menjalankan usaha minimal satu tahun.

BACA JUGA:141 Peserta Adu Keterampilan dalam LKS SMK Tingkat Kabupaten Purworejo

Baznas memberikan stimulus berupa bantuan modal barang senilai Rp4 juta dan bantuan branding tempat usaha (Z-Mart) senilai Rp4 juta.

"Tujuannya adalah menghidupkan ekonomi dhuafa. Jika bantuan konsumtif biasanya habis sekali pakai, bantuan Z-Mart ini bersifat produktif. Kami ingin warung kecil ini nantinya bisa berkembang pesat, bahkan punya impian menjadi seperti minimarket modern," sebut Sartu Ali Muhsin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: purworejo ekspres

Berita Terkait