Tiga Tambang Galian C Ilegal di Lereng Sindoro Ditutup
Tim Gabungan FKPD Temanggung melakukan penutupan galian C di Kecamatan Kledung-Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres
TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID — Pemerintah Kabupaten Temanggung menutup tiga titik tambang galian C di wilayah Kecamatan Kledung , Kamis, 26 Februari 2026.
Penutupan ini dilakukan sebagai langkah mejaga kelestarian alam di kawasan lereng Gunung Sindoro.
Camat Kledung, Sumarlinah , mengatakan penertiban tersebut dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur Pemkab Temanggung, TNI , dan Polri.
Langkah ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi lingkungan sekaligus menegakkan aturan yang berlaku.
“Penutupan dilakukan dengan memasang papan larangan dan mengunci akses jalan menuju lokasi agar aktivitas galian C tidak kembali beroperasi. Langkah ini juga untuk menghentikan penambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan, khususnya di kawasan lereng Gunung Sindoro,” kata Sumarlinah.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Penggelapan Koperasi Tunas Harapan Temanggung Naik Penyidikan
Ia menjelaskan , aktivitas penambangan ilegal di lokasi tersebut telah berlangsung sekitar lima tahun. Meski beberapa kali dihentikan , kegiatan itu kerap kembali beroperasi secara diam-diam.
Penutupan kembali dilakukan setelah tim mentemukan indikasi aktivitas penambangan , meskipun tidak dalam skala besar.
Kepala Desa Kwadungan Jurang , Sriyani, mengungkapkan terdapat tiga titik tambang ilegal di wilayahnya.
Masing- masing titik memiliki luas sekitar satu hektare , sehingga total area yang terdampak mencapai lebih dari tiga hektare.
BACA JUGA:Vita Ervina: Kenaikan Iuran JKN Jangan Jadi Jalan Pintas Tutup Defisit BPJS
Menurutnya, pemerintah desa khawatir aktivitas teersebut akan memicu kerusakan lingkungan jika terus dibiarkan.
“Pemerintah desa sangat khawatir aktivitas itu berdampak pada kerusakan lingkungan dan berkurangnya sumber mata air. Bahkan bisa memicu bencana alam seperti yang terjadi di daerah lain ,” ujarnya.
Selain melakukan penutupan, Forkopimcam Kledung juga berencana melakukan upaya konservasi di kawasan bekas tambang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: