Ketua DPRD: Hari Jadi ke-195 Purworejo Momentum Refleksi dan Evaluasi

Ketua DPRD: Hari Jadi ke-195 Purworejo Momentum Refleksi dan Evaluasi

Rapat Paripurna DPRD Purworejo dalam rangka Hari Jadi Purworejo ke-195 berlangsung di Gedung DPRD Purworejo, Jumat (27/2).-Eko Sutopo-Magelang Ekspres

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID - DPRD Kabupaten Purworejo meminta agar Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo dapat menjadi momentum evaluasi dan ajang refleksi atas capaian pembangunan dan penegasan komitmen bersama untuk masa depan daerah yang lebih maju.

Harapannya dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Purworejo yang lebih baik lagi pada masa-masa mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Tunaryo SSos, saat memimpin Rapat Paripurna dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo di Gedung DPRD setempat, Jumat (27/2).

Rapat paripurna dihadiri Bupati Purworejo, Yuli Hastuti SH, segenap pimpinan dan anggota DPRD Purworejo, jajaran Forkopimda, para kepala OPD terkait, direktur Perumda, serta tokoh masyarakat.

BACA JUGA:Polres Purworejo Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

“Momentum Hari Jadi ke-195 ini hendaknya kita jadikan refleksi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan. Tantangan ke depan tidak ringan, mulai dari dinamika ekonomi global, transformasi digital, hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi,” katanya.

Menurut Tunaryo, di usia yang hampir dua abad, Purworejo telah menunjukkan kemajuan nyata di berbagai sektor.

Pembangunan infrastruktur dinilai semakin merata, kualitas pelayanan kesehatan terus meningkat, serta pengembangan sumber daya manusia diarahkan ke jalur yang lebih progresif.

DPRD sebagai lembaga legislatif berkomitmen menjalankan fungsi pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan secara optimal.

“DPRD akan terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar dirasakan seluruh lapisan rakyat,” ungkapnya.

BACA JUGA:Uji Coba Rekonstruksi Jalan Purworejo-Banyumas Dimulai, Target Perbaikan 4 Km

Sementara itu, Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang daerah yang bermula dari perubahan nama Brengkelan menjadi Purworejo pada 1831.

Nama Purworejo, yang bermakna “awal kemakmuran”, disebutnya sebagai doa sekaligus semangat pembangunan.

“Hari Jadi bukan sekadar seremonial, tetapi wujud kebersamaan dan kepedulian kita terhadap masyarakat,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: