Target H-7 Lebaran, Jalan Provinsi di Magelang-Purworejo-Kebumen Bebas Lubang
Petugas dari BPJ Wilayah Magelang tengah melakukan penambalan lubang di Maron, Loano, Purworejo-Eko Sutopo-Magelang Ekspres
PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID – Seluruh ruas jalan provinsi di Kabupaten Magelang, Purworejo, dan Kebumen ditargetkan bebas dari lubang pada H-7 Idul Fitri 1447 Hijriah.
Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Magelang terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan guna menyambut arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kepala BPJ Wilayah Magelang, Dewa Puji Santosa ST, mengatakan pihaknya saat ini melakukan penyisiran sekaligus perbaikan lubang secara intensif di berbagai titik jalan provinsi.
“Target kami H-7 jalan provinsi di wilayah kerja kami sudah bebas dari lubang. Meski belum bisa menjamin jalan bebas gelombang sepenuhnya, prinsip utama kami adalah keamanan pengendara dengan meniadakan lubang,” ujarnya, Selasa (3/3).
BACA JUGA:PDAM Purworejo Luncurkan Paket Lebaran: Diskon Pasang Air dan Undian Umroh Gratis
Selain fokus pada penambalan lubang, BPJ juga melaporkan perkembangan signifikan dalam penanganan titik-titik longsor di sejumlah ruas jalan utama.
Beberapa ruas yang sedang ditangani antara lain ruas Bener–Maron (Purworejo), Purworejo–Sibolong (Purworejo), serta Karangbolong–Ayah (Kebumen).
Untuk wilayah Purworejo, progres pengerjaan fisik penanganan longsor saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Sementara itu, di wilayah Kebumen penanganan longsor sudah rampung 100 persen.
Dewa optimistis pada H-7 Lebaran, seluruh titik bekas longsor tersebut sudah dapat difungsikan secara operasional. Dengan demikian, tidak ada lagi sistem buka-tutup jalan yang berpotensi menghambat arus mudik.
BACA JUGA:860 Gamer Pelajar Ramaikan Kapolres Purworejo E-Sport Championship 2026
Meski demikian, pihaknya mengakui masih menghadapi kendala di lapangan, terutama faktor cuaca. Curah hujan yang masih tinggi memicu munculnya lubang-lubang baru di sejumlah ruas jalan.
Sebagai langkah antisipasi, BPJ memanfaatkan teknologi aspal CPHMA atau aspal dingin untuk penambalan darurat.
“Penggunaan aspal dingin ini memudahkan kami bergerak cepat di lapangan tanpa harus menunggu pasokan dari pabrik hotmix. Kami juga menyiagakan alat dan material di titik-titik strategis sebagai antisipasi munculnya lubang baru,” jelasnya.
Menurut Dewa, ada beberapa faktor yang memicu kerusakan jalan di wilayah kerja BPJ Magelang. Selain curah hujan tinggi, usia teknis jalan juga mempengaruhi tingkat kerusakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: