Tangis Haru Sukri Sambut Bantuan RTLH Ahmad Luthfi di Pelosok Sragen
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berbincang hangat menenangkan Sukri, penerima manfaat program perbaikan rumah di Dusun Plumbon, Kabupaten Sragen, Rabu (4/3/2026).-IST-MAGELANG EKSPRES
SRAGEN, MAGELANGEKSPRES.ID – Pagi yang tenang di Dusun Plumbon, Kabupaten Sragen, seketika berubah emosional tatkala program bantuan RTLH Ahmad Luthfi menyambangi kediaman Sukri. Gubernur Jawa Tengah itu turun langsung meninjau hunian reyot berdinding bambu milik warganya Rabu (4/3/2026).
Sebab, kondisi rumah buruh serabutan tersebut memang jauh dari kata layak dengan lantai tanah dan atap seng yang mulai lapuk termakan usia.
Kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu sontak membuat sang pemilik rumah meneteskan air mata.
BACA JUGA:Ahmad Luthfi Tinjau Rumah Beralas Tanah di Semarang, Salurkan Bantuan RTLH Rp 20 Juta
Walakin, tangisan tersebut bukanlah wujud kesedihan, melainkan rasa syukur mendalam atas intervensi pemerintah daerah terhadap tempat tinggalnya.
Ia benar-benar terkejut karena hunian warisan keluarganya akhirnya tersentuh program perbaikan fisik.
“Alhamdulillah senang sekali. Saya tidak menyangka Pak Gubernur datang ke sini dan saya dapat bantuan seperti ini, sampai tidak bisa menahan air mata,” ujar Sukri terbata-bata.
BACA JUGA:Kota Magelang Masih Punya 1.200 RTLH, 2026 Ditarget Tuntas
Pasalnya, rekam jejak ekonomi Sukri memang tergolong prasejahtera sehingga kesulitan merawat rumah yang telah ditempatinya sejak puluhan tahun silam itu.
Penghasilannya yang tak menentu membuat laju kerusakan bangunan tak terbendung.
“Saya tinggal di sini sudah lama sekali, sejak tahun 65, ini peninggalan orang tua. Dulu waktu masih ada orang tua masih mending kondisinya, sekarang apa adanya karena kerja saya juga serabutan,” tutur Sukri mengenang.
BACA JUGA:Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Harga Pangan Jelang Lebaran di Jateng Terkendali
Betapa tidak, melihat warganya larut dalam keharuan, Ahmad Luthfi segera menghampiri dan berupaya memberikan ketenangan psikologis.
Pemprov Jateng memastikan hunian tersebut akan direnovasi secara komprehensif agar layak dihuni.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres