Pengajian Akbar Tutup Rangkaian Pesantren Ramadhan di SMPN 10 Magelang
Kyai Ahmad Latief sedang memberikan tausiyah dalam kegiatan pengajian di SMP 10 Magelang, Jumat, (13/3/2026)-ZIIDA TAUFIQII -MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID – SMP Negeri 10 Kota Magelang menggelar kegiatan Tabligh Ramadan sebagai puncak rangkaian pesantren Ramadan yang diikuti seluruh siswa. Kegiatan ini merupakan penutup setelah pada dua hari sebelumnya siswa mendapatkan pembinaan keagamaan intensif di kelas.
Wakil Kepala Sekolah SMP 10 Magelang, Achmad Tabi’in menjelaskan, rangkaian kegiatan Ramadan diisi dengan berbagai materi keagamaan seperti praktik wudhu dan salat, hafalan surat pendek, hingga kegiatan kreatif seperti kaligrafi dan permainan edukatif.
“Selama dua hari anak-anak full materi keagamaan, mulai dari praktik ibadah sampai hafalan. Nah di hari puncak ini kita kemas lebih segar lewat pengajian dan sholawatan supaya anak-anak juga lebih enjoy,” ujarnya.
BACA JUGA:SMP Mutual Kota Magelang Bagikan 5.000 Takjil Ramadan, Dibagikan hingga Temanggung
Pada kegiatan tersebut, pihak sekolah menghadirkan narasumber dari luar, yakni Kiai Ahmad Latif yang memberikan tausiyah kepada para siswa. Selain itu, acara juga dimeriahkan penampilan sholawat dari tim hadrah sekolah.
Tabi’in menambahkan, kegiatan ini mengusung konsep penguatan karakter melalui pendekatan spiritual dengan tagline *Gerakan Anak Sholeh-Sholehah Penuh Optimis dan Lillah (Gaspol)*. Harapannya, siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya anak-anak bisa mempraktikkan apa yang sudah dipelajari, terutama soal ibadah dasar seperti salat dan hafalan surat pendek,” tambahnya.
BACA JUGA:Respons Bijak Kepala SMPN 2 Magelang, Fatin Mahdalina Maafkan Kesalahan Redaksional
Sementara itu, Kepala SMPN 10 Kota Magelang, Sri Mulyani menyampaikan bahwa kegiatan pesantren Ramadan merupakan strategi sekolah dalam membentuk karakter siswa melalui penguatan nilai spiritual.
“Dengan spiritual yang bagus dan keimanan yang kuat, InsyaAllah karakter anak-anak juga akan terbentuk dengan baik. Jadi ibadah itu bukan sekadar kewajiban, tapi sudah menjadi kebutuhan,” ungkapnya.
BACA JUGA:Ratusan Siswa SMP Mutual Magelang Ikuti Program Damaskus, Belajar Mandiri di Desa
Ia juga berharap momentum Ramadan dapat dimaknai siswa sebagai bulan penuh berkah yang diisi dengan kegiatan positif, termasuk saat libur Lebaran nanti.
“Anak-anak kami harapkan bisa memanfaatkan waktu libur untuk berkumpul dengan keluarga, menjaga ibadah, dan tidak berlebihan dalam merayakan Lebaran,” tandasnya
BACA JUGA:Inovasi Wiratama Latih Jiwa Wirausaha Siswa SMPN 6 Magelang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: