Harga Sembako di Kota Magelang Berangsur Turun Pasca Lebaran 2026, Stok Dipastikan Terjamin
Kepala DPPKUM Kota Magelang, Syaifullah memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayahnya pasca Lebaran 2026 kembali berangsur normal dan terkendali.-ZIIDA TAUFIQII-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Kondisi harga sembako di Kota Magelang pasca Lebaran 2026 perlahan berangsur turun dan kembali stabil. Ketersediaan bahan pokok di pasaran juga terpantau aman tanpa kendala kelangkaan yang berarti.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (DPPKUM) Kota Magelang, Syaifullah menyebut pergerakan harga pangan tahun ini mengikuti siklus rutin. Gejolak harga umumnya hanya terjadi pada titik-titik tertentu selama bulan puasa.
“Memang polanya seperti itu, awal puasa naik, kemudian landai, terus naik lagi mendekati Lebaran. Sekarang ini sudah mulai turun,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
BACA JUGA:Sempat Kritis Pasca Lebaran, PMI Kota Magelang Kebut Pulihkan Ketersediaan Stok Kantong Darah
Sejumlah kebutuhan dapur yang harganya sempat melonjak tajam kini kian bersahabat bagi kantong masyarakat.
Penurunan ini sangat terasa pada komoditas utama seperti cabai merah, daging sapi, dan ayam potong.
“Beberapa komoditi seperti cabai itu sempat tinggi, sekarang sudah mulai turun. Daging juga trennya sama, naik di awal Ramadan,” jelas Syaifullah.
BACA JUGA:Lalu Lintas Lebaran 2026 Landai, Polres Magelang Kota Catat Kecelakaan Ringan
Untuk memastikan kebutuhan warga tetap tercukupi, Pemkot Magelang terus mengawal pergerakan barang secara berlapis.
Pemantauan rutin tidak sekadar menyasar pedagang eceran di pasar tradisional, tetapi juga menyentuh langsung ke tingkat gudang penyedia.
“Stok Alhamdulillah aman, kita selalu update harga dan ketersediaan barang di pasar, termasuk survei ke gudang-gudang,” katanya.
BACA JUGA:135 Ton Sampah Per Hari Diproduksi Warga Kota Magelang Selama Lebaran, Lonjakannya Nyaris 50 Persen
Keberhasilan menjaga stabilitas stok pangan ini tidak terlepas dari kelancaran arus barang selama masa mudik dan balik.
Aksesibilitas wilayah yang terbuka membuat armada pengangkut terhindar dari hambatan di jalan raya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres