Hadiri Haul ke-66 KH Dalhar, Ahmad Luthfi Ajak Warga Teladani Semangat Nasionalisme
Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati kawasan Pondok Pesantren Darussalam Watucongol, Muntilan, Kabupaten Magelang, guna menghadiri peringatan Haul ke-66 KH Dalhar, Senin (6/4/2026).-IST-MAGELANG EKSPRES
MUNTLAN, MAGELANGEKSPRES.ID - Peringatan Haul ke-66 KH Dalhar digelar di Pondok Pesantren Darussalam Watucongol, Muntilan, Kabupaten Magelang, Senin (6/4/2026). Ribuan jemaah dari berbagai daerah hadir memberikan penghormatan kepada ulama pejuang kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.
Tak terkecuali Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi yang turut hadir. Menurut Luthfi, sosok KH Dalhar merupakan ulama yang tidak sekadar mengajarkan tentang ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga bagaimana mengimplementasikan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA:Kecelakaan Mobil Adu Banteng di Depan DPRD Kota Magelang, Dua Korban Masuk Rumah Sakit
KH Dalhar, kata Luthfi, juga sosok pejuang yang mengajarkan tentang parsatuan dan kesatuan, nasionalisme dan, bela negara.
"Haul ini bentuk penghargaan kepada kiai pendiri bangsa. Ada nilai-nilai persatuan dan kesatuan di sini. Kita harus meneladani nilai-nilai yang diajarkan oleh beliau, di antaranya kesederhanaan yang tertanam pada diri," katanya.
Pada peringatan haul tersebut, Luthfi juga memperlihatkan bagaimana dampak yang diwariskan oleh KH Dalhar yang melecut semangat persatuan dan kesatuan para santrinya dulu.
BACA JUGA:Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Korban Banjir Demak, Pastikan Layanan Dasar Warga Terpenuhi
Sebab, jemaah haul tidak hanya datang dari masyarakat di Kabupaten Magelang atau Jawa Tengah saja, tetapi juga daerah-daerah lain di Indonesia seperti Jawa Timur, Jawa Barat, bahkan luar pulau Jawa.
Praktis, ada dampak sosial-ekonomi juga tumbuh dari rangkaian kegiatan haul tersebut.
"Ini bentuk kolaborasi tentang tradisi, nguri-uri budaya. Coba bayangin, kita masuk ke wilayah Watucongol, sudah berapa ratus UMKM yang terlibat. Artinya ada perputaran ekonomi bagi masyarakat tercipta," ujarnya.
BACA JUGA:Cegah Bencana Terulang, Ahmad Luthfi Minta Penanganan Banjir Demak Tuntas dari Hulu ke Hilir
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga menyoroti bagaimana pesantren menjadi salah satu sumber inspirasi bagi kesadaran masyarakat dalam hal nasionalisme dan antipenjajahan.
"KH Dalhar dan Ponpes Darussalam Watucongol telah melahirkan banyak santri yang menjadi tokoh di daerahnya. Pesantren juga sumber persatuan karena di sana banyak orang dari berbagai daerah dan suku, serta mengajarkan toleransi, kebersamaan, silaturahmi, dan persatuan," katanya.
BACA JUGA:Siap-siap, Aturan ASN Pemprov Jateng Ngantor Naik Sepeda dan Transportasi Umum Segera Berlaku
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres