Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Harap Kolaborasi DPRD dan Pemda Semakin Kompak
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, dan Wamendagri Bima Arya di Akmil Magelang, Kamis 16 April 2026-IST-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Pembangunan daerah dipastikan mandek jika eksekutif dan legislatif masih mengedepankan ego sektoral masing-masing.
Oleh karena itu, kolaborasi DPRD dan Pemda mutlak dipacu guna mengeksekusi program yang berkelanjutan.
Hal itu ditegaskan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di hadapan 500 ketua DPRD se-Indonesia saat acara Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Akademi Militer Magelang, Kamis (16/4/2026).
BACA JUGA:Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Resmikan Asrama Atlet NPCI, Dorong Prestasi Paralympic Makin Moncer
Menurut dia, pembangunan daerah tak bisa lagi dieksekusi secara sporadis atau parsial. Sebab, dibutuhkan pula integrasi lintas level pemerintahan dari pusat hingga tingkat desa.
"Pembangunan butuh integrasi dari pusat hingga daerah, kami juga menggandeng seluruh elemen dalam satu tim besar," kata Luthfi.
Tim besar tersebut, kata Luthfi, diyakini mampu menghapus sekat-sekat administratif yang selama ini memperlambat eksekusi kebijakan di lapangan.
BACA JUGA:Jurus Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Jadikan Koperasi Penguat Ekonomi Rakyat Kecil
Dirinya pun menuntut seluruh pemangku kepentingan bergerak seirama menyukseskan prioritas kerja.
"Tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, semua pihak harus bergerak bersama agar melahirkan solusi yang komprehensif," tandasnya.
Dorongan sinergi ini sangat selaras dengan visi Lemhannas dalam merespons dinamika global yang makin kompleks.
Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, menyebut pimpinan dewan dituntut punya ketajaman insting membaca zaman.
"Pemimpin daerah tak sekadar hadir secara administratif, tetapi harus sigap membaca arah geopolitik dan dampaknya," ungkap Ace.
BACA JUGA:Tekan Open Dumping, Gubernur Ahmad Luthfi Resmikan Tiga Aglomerasi Pengolahan Sampah Jateng
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres