Pembangunan Koperasi Merah Putih Kota Magelang Terkendala Lahan
Kepala Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (DPPKUM) Kota Magelang Syaifullah-ZIIDA TAUFIQII-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (DPPKUM) tengah mengembangkan Koperasi Merah Putih di 17 kelurahan. Namun saat ini, baru Kelurahan Wates yang memasuki tahap pembangunan fisik dan diproyeksikan menjadi percontohan.
Kepala DPPKUM Kota Magelang, Syaifullah mengatakan, perkembangan masing-masing koperasi di setiap kelurahan masih beragam. Hal ini dipengaruhi oleh potensi, kesiapan wilayah, serta ketersediaan lahan.
"Progresnya beda-beda, ada yang lebih cepat, ada yang biasa saja. Itu tergantung potensi masing-masing wilayah," kata Syaifullah, Kamis 23 April 2026.
BACA JUGA:KDKMP Temanggung Terima 40 Truk dan 20 Motor Roda Tiga, Siap Perkuat Operasional Koperasi Desa
Ia menjelaskan, beberapa wilayah yang memiliki modal awal dan anggota kuat menunjukkan perkembangan lebih baik.
Namun, keterbatasan lahan di Kota Magelang menjadi kendala utama lambatnya pembangunan fisik bangunan Koperasi Merah Putih.
"Kalau yang benar-benar memungkinkan itu baru satu, yaitu di Kelurahan Wates. Kalau yang lainnya itu masih terkendala lahan," jelasnya.
BACA JUGA:Jurus Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Jadikan Koperasi Penguat Ekonomi Rakyat Kecil
Meski demikian, Koperasi Merah Putih di kelurahan lain tetap berjalan dalam bentuk unit usaha, meskipun belum memiliki bangunan fisik khusus. Dua di antaranya berada di Kelurahan Jurangombo Utara dan Kelurahan Panjang.
"Semua sudah punya usaha, tapi memang belum semuanya punya bangunan," tambahnya.
Ke depan, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu berkembang menjadi pusat distribusi dan perdagangan modern guna meningkatkan kesejahteraan anggota serta masyarakat sekitar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres