Peringati Hari Bumi, Pesepeda Magelang Tanam Pohon dan Tebar Ikan di Sendang Mudal

Peringati Hari Bumi, Pesepeda Magelang Tanam Pohon dan Tebar Ikan di Sendang Mudal

Peserta aksi Ride4Earth menanam bibit pohon dan menebar benih ikan di kawasan mata air Sendang Mudal, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, sebagai bentuk pelestarian alam pada peringatan Hari Bumi, Sabtu (25/4/2026)-IST-MAGELANG EKSPRES

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID – Memperingati Hari Bumi, puluhan pesepeda dari berbagai komunitas di Magelang menggelar aksi Ride4Earth dengan menanam 50 bibit pohon dan menebar 400 benih ikan di kawasan Sendang Mudal, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Sabtu (25/4/2026).

Aksi pelestarian lingkungan tersebut dilakukan setelah para peserta bersepeda menempuh jarak lebih dari 30 kilometer dari kawasan Tugu ANEIM.

Koordinator MagelangBIKE, Siska Sri Yoga menjelaskan bahwa kegiatan gowes ini membawa misi lingkungan sebagai upaya mitigasi nyata dalam menghadapi krisis iklim.

BACA JUGA:Demi Hemat Energi Benarkah ASN Pemkot Magelang Ngantor Wajib Naik Sepeda? Begini Faktanya!

Bibit pohon yang ditanam meliputi tanaman aren, jambu kristal, dan murbei, sementara benih ikan yang ditebar di mata air merupakan jenis ikan melem.

"Krisis iklim dan ancaman kekeringan itu nyata. Salah satu langkah mitigasi yang bisa dilakukan ya menanam pohon, terutama aren yang mampu menjaga sumber mata air," kata Yoga.

Kegiatan pelestarian ekosistem air ini mendapat dukungan bibit dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang dan melibatkan langsung sukarelawan Paguyuban Peduli Kali Magelang (PPKM).

BACA JUGA:Wamendagri Tegaskan Aturan WFH ASN Wajib, Pemkot Magelang Justru Budayakan Bersepeda

Yoga menambahkan, melalui aksi mobilitas ramah lingkungan ini, emisi karbon diperkirakan dapat ditekan hingga lebih dari 8 kilogram CO2.

Pengelola Sendang Mudal, Ahmad Johan, mengapresiasi inisiatif komunitas pesepeda dalam menjaga keberlanjutan sumber air yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

BACA JUGA:Gasak Emas Rp356 Juta Saat Tarawih di Windusari, Pria Ini Ditangkap Usai Beli Beras Kenduren

Menurutnya, kepedulian dari berbagai pihak sangat esensial bagi kelestarian mata air yang menjadi tumpuan pemenuhan kebutuhan masyarakat sekitar.

"Jika makin banyak yang peduli, mata air sebagai sumber kehidupan juga akan tetap terjaga," ungkap Johan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait