ODGJ Mengamuk di Kertek Wonosobo, Dievakuasi ke RSJ Magelang
EVAKUASI. Polres Wonosobo hendak mengevakuasi seorang pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ yang mengamuk di dalam rumahnya di Kecamatan Kertek Selasa (2/6) dini hari. -IST---
WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.ID - Polres Wonosobo mengevakuasi seorang pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk di dalam rumahnya di kecamatan Kertek Selasa (2/6) dini hari.
Aksi cepat petugas ini bermula dari laporan adik kandung pasien, AMZ (29), melalui Call Center 110 Polres Wonosobo pada pukul 04.27 WIB.
Menanggapi laporan darurat tersebut, operator 110 langsung berkoordinasi dengan PAMAPTA I dan piket SPKT Polsek Kertek untuk menerjunkan personel ke lokasi.
Saat petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, suasana rumah pasien tampak mencekam.
Seluruh lampu dalam keadaan mati total dan kondisi rumah gelap gulita. Dari luar, petugas hanya mendengar suara benturan keras akibat benda-benda yang dilempar secara brutal oleh pasien dari dalam rumah.
Melihat situasi yang berisiko, petugas memilih tidak menggunakan tindakan represif.
Polisi mengedepankan pendekatan humanis dengan mengajak pasien berkomunikasi dari luar guna meredam emosinya.
BACA JUGA:SPMB Kota Magelang Bebas dari Titipan, Walikota: Kami Komitmen Tegakkan Regulasi
"Kami melakukan asesmen situasi terlebih dahulu karena kondisi pasien masih sangat emosional. Kami berupaya menenangkan pasien secara persuasif sambil memantau perkembangan situasi," ujar PAMAPTA I Polres Wonosobo, Ipda Dhaniz Nurrizki.
Setelah situasi dinilai mulai melunak, petugas kepolisian masuk ke dalam rumah untuk melakukan pengamanan. Dalam proses ini, Polri bersinergi dengan perangkat desa setempat dan tenaga kesehatan.
Untuk memastikan keselamatan pasien serta warga sekitar, tim medis memberikan suntikan penenang sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP).
Usai dipastikan aman, MF kemudian dievakuasi menggunakan ambulans desa menuju Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang guna mendapatkan perawatan intensif yang lebih tepat.
Kecepatan kepolisian dalam merespons aduan ini mendapat apresiasi langsung dari pihak keluarga. AMZ, selaku pelapor, mengaku sangat terbantu dengan kesigapan layanan darurat Polres Wonosobo.
BACA JUGA:Perayaan Waisak di Bagelen, Simbol Harmoni dan Toleransi di Purworejo
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: