Larissa Magelang dan Untidar Edukasi Kesehatan Mental Gen Z Lewat Program BINARI

Larissa Magelang dan Untidar Edukasi Kesehatan Mental Gen Z Lewat Program BINARI

Mahasiswi Untidar antusias mengikuti edukasi kesehatan mental dan perawatan kulit dalam program CSR BINARI di Museum BPK RI, Magelang, Minggu (31/5/2026).-IST-MAGELANG EKSPRES

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Memperingati Bulan Kesadaran Kesehatan Mental, Larissa Aesthetic Center Magelang menggandeng Museum BPK RI dan mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk BINARI.

Kegiatan edukatif yang menyasar mahasiswi Generasi Z ini berlangsung di Museum BPK RI, Sabtu hingga Minggu (30-31/5/2026).

Program bertema "Bangun Inner Beauty, Nyalakan Aura, dan Rasa Percaya Diri" itu memfokuskan tujuannya pada keseimbangan antara kesehatan mental dan perawatan kulit wajah.

BACA JUGA:Siswa SMKN 2 Magelang Juara Lomba Tari Daerah Untidar 2026, Latihan Saat Libur Berbuah Prestasi

Puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Magelang diajak memahami konsep kecantikan secara utuh, baik dari dalam maupun luar tubuh.

Branch Manager Larissa Aesthetic Center Magelang, Ratih mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap perempuan Indonesia.

Pihaknya meyakini ada korelasi yang sangat kuat antara psikologis yang sehat dan kecantikan fisik.

"Sebagai sahabat wanita Indonesia selama 42 tahun, kami melihat adanya hubungan erat antara kesehatan mental dan kesehatan kulit. Melalui tema Look Good Feel Good, kami ingin mengedukasi bahwa cantik dan glow up itu harus dijaga seimbang dari dalam maupun luar," kata Ratih.

BACA JUGA:Animo Melonjak! Ratusan Mahasiswa Untidar Magelang Bersaing Ketat di Ajang Peksimitas 2026

Pada hari pertama, rangkaian acara menitikberatkan pada aspek psikologis guna mendongkrak rasa percaya diri.

Psikolog dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Soerojo, Ni Made Ratna Paramita, hadir mengupas tuntas pentingnya pengenalan diri serta penerimaan atas keunikan setiap individu.

"Orang cenderung terlalu berfokus pada kondisi fisik, tetapi lupa bahwa kita adalah manusia biasa yang juga punya perasaan. Kita punya emosi-emosi yang harus dikelola," tuturnya.

BACA JUGA:Kunjungan Wisatawan TKL Kota Magelang Melonjak, Pengelola Siapkan Wahana Baru Gaya Eropa

Usai mendapat suntikan motivasi, para peserta diajak berkeliling Museum BPK RI sebagai sarana relaksasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait