1.100 Pelajar dan Pemuda Magelang Didorong Berani Mulai Usaha

1.100 Pelajar dan Pemuda Magelang Didorong Berani Mulai Usaha

Penyerahan piagam penghargaan kepada narasumber dalam International Edupreneurship Seminar Magelang di Ballroom Hotel Atria Magelang, Sabtu (10/10/2026).-SEPTIANA SYAKIRA-MAGELANG EKSPRES

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Generasi muda Magelang didorong tidak hanya menjadi pengguna teknologi digital, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk membangun usaha.

Penguatan mental, keberanian mencoba, dan kemampuan beradaptasi menjadi bekal penting bagi anak muda untuk menghadapi persaingan serta tantangan ekonomi ke depan.

Pesan tersebut mengemuka dalam International Edupreneurship Seminar Magelang bertema Building the Mentality of Magelang’s Young Generation for Entrepreneurship and Global Competitiveness di Ballroom Hotel Atria Magelang, Sabtu, 10 Oktober 2026.

BACA JUGA:Jendela Toko Buku Kota Magelang Sediakan Pojok Baca Gratis untuk Pelajar

Sekitar 1.100 pelajar, mahasiswa, dan pemuda dari Kota maupun Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan ini.

President of Indonesia BRICS Youth Forum Syafii Efendi mengatakan, generasi muda memiliki potensi besar untuk membawa perubahan apabila pihak terkait mengarahkan dan mempersiapkan mereka dengan baik.

Sebaliknya, potensi tersebut dapat menjadi persoalan apabila tidak termanfaatkan secara tepat.

“Generasi muda itu seperti pedang, dia bisa digunakan untuk kebaikan, bisa digunakan untuk keburukan. Jadi kalau dia salah guna, itu bisa jadi masalah. Tapi kalau digunakan dengan sungguh-sungguh, dia menjadi peluang yang sangat besar untuk Magelang dan untuk Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA:Cari Wakil Provinsi, 73 Pelajar SMP Ikuti Lomba Speech dan Storytelling di Kota Magelang

Menurut Syafii, tantangan ke depan semakin besar, terlebih Indonesia akan menghadapi bonus demografi.

Karena itu, anak muda perlu mempersiapkan diri agar mampu mengambil peluang dan tidak terjebak dalam persoalan ekonomi jangka panjang.

Ia menekankan pentingnya keberanian mengubah pola pikir dan lingkungan pergaulan untuk membangun karakter yang lebih kuat.

“Yang paling penting mereka harus berani merubah mindset-nya. Merubah pola pikirnya. Kemudian merubah circle-nya. Pada akhirnya mereka akan merubah karakternya,” katanya.

BACA JUGA:Dahlan Iskan Puji Strategi Walikota Magelang Ubah Acara Seremoni Jadi Penggerak UMKM

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait