Kota Magelang Peringkat 3 Integritas Pendidikan Nasional, Walikota Minta Penguatan SDM

Kota Magelang Peringkat 3 Integritas Pendidikan Nasional, Walikota Minta Penguatan SDM

Walikota Magelang Damar Prasetyono saat memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kepala Bappeda/Bapperida se-Jawa Tengah di Puri Asri Hotel & Resort, Kota Magelang, Jumat (30/10/2026).-SEPTIANA SYAKIRA-MAGELANG EKSPRES

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Kota Magelang menempati peringkat ketiga nasional dalam Indeks Integritas Pendidikan (IIP) 2026 tingkat kabupaten/kota.

Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kota Magelang memperoleh skor 79,69.

Menanggapi capaian tersebut, Walikota Magelang Damar Prasetyono menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu kunci meningkatkan kualitas dan integritas pendidikan.

BACA JUGA:Sukses Terapkan Program Sekolah Berintegritas, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari KPK

Damar mengatakan, pengembangan SDM harus menjadi bagian penting dalam setiap perencanaan pembangunan. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia turut menentukan keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program yang telah pemerintah susun.

“SDM ini harus dikasih porsi,” ujarnya kepada Magelang Ekspres usai kegiatan di Puri Asri Hotel & Resort, Kota Magelang, Jumat, 30 Oktober 2026.

“Dan setiap perencanaan itu, pengembangan SDM, penguatan SDM itu harus dimasukkan,” sambungnya.

BACA JUGA:Skor Literasi Kota Magelang 29,40, Walikota Damar Tagih Inovasi Nyata dari Guru

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Magelang berkomitmen memberikan perhatian terhadap penguatan kapasitas dan kapabilitas SDM.

Sebab, perencanaan yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang mampu menjalankan program secara tepat.

“Karena apa? Kuncinya semua di SDM, termasuk perencanaan pun kuncinya di SDM,” jelasnya.

BACA JUGA:Bangunkan Kawasan Utara, Walikota Magelang Tawarkan Lahan Potensial untuk Investor

“Bagaimana SDM yang mempunyai kapasitas, kapabilitas, itu yang bisa menjalani suatu perencanaan yang baik,” sambungnya.

Menurut Damar, komitmen tersebut juga berkaitan dengan penguatan literasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait