Sukses Integrasikan Solo Raya, Ahmad Luthfi Raih Leadership Award

Sukses Integrasikan Solo Raya, Ahmad Luthfi Raih Leadership Award

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Agglomeration Leadership Award dalam pergelaran Soloraya Impact Award 2026 di Hotel Alana, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (5/11/2026). -IST-MAGELANG EKSPRES

KARANGANYAR, MAGELANGEKSPRES.ID - Pembangunan ekonomi daerah tidak lagi bisa mengandalkan ego sektoral dari masing-masing wilayah administratif.

Integrasi potensi lintas kabupaten dan kota dalam sebuah konsep aglomerasi kini menjadi instrumen utama untuk memacu investasi sekaligus meratakan kesejahteraan.

Prinsip tata kelola terintegrasi inilah yang mengantarkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meraih penghargaan Agglomeration Leadership Award untuk kategori Regional Leadership and Governance.

BACA JUGA:Inovasi Ketahanan Pangan hingga Edukasi AI, 53 Personel Polresta Magelang Diganjar Penghargaan

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Soloraya Impact Award 2026 di Hotel Alana, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (5/11/2026).

Luthfi dinilai berhasil meletakkan fondasi ekonomi lintas batas dengan menjadikan kawasan Solo Raya sebagai percontohan aglomerasi daerah di Jawa Tengah.

"Membangun suatu daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Gagasan 'bersama kita bisa' dalam pembangunan harus diimplementasikan secara nyata, salah satunya melalui integrasi aglomerasi wilayah," kata Luthfi usai menerima penghargaan.

BACA JUGA:Sukses Terapkan Program Sekolah Berintegritas, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari KPK

Ia memaparkan, cetak biru aglomerasi Solo Raya dirancang agar setiap daerah tidak saling bersaing, melainkan saling menopang.

Dalam skema tersebut, Kota Surakarta diplot sebagai episentrum jasa, perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Sementara itu, enam wilayah penyangganya difokuskan untuk menyuplai kekuatan di sektor industri manufaktur, pertanian, hingga pariwisata alam.

BACA JUGA:Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Penggagas Sekolah Kemitraan, Program Buka 5.004 Kursi Pendidikan di Jateng

Sebagai langkah perwujudan konkret, Pemprov Jateng telah merevitalisasi peran Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Surakarta sejak Februari 2026.

Lembaga ini ditugaskan menjadi simpul koordinasi guna menyinkronkan arah perencanaan pembangunan, konektivitas infrastruktur transportasi, hingga pemetaan investasi di tujuh daerah tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait