PEKALONGAN – Sebanyak 160 siswa.dari tingkat SD, SMP dan SMA mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota Pekalongan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Pekalongan HA Arslan Djunaid di Kantor Baznas, Senin (2/9). Melalui bantuan pendidikan ini Afzan berharap dapat dimanfaatkan oleh pelajar dengan sebaik-baiknya. Menurutnya terkadang ada perdebatan tentang penerimaan karena hanya beberapa siswa yang mendapat biasiswa. “Namun semua sudah mengikuti seleksi yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Pekalongan melalui berbagai persyaratan,” tandas Afzan. Afzan mengimbau agar masyarat tidak turut mendukung pemberian biasiswa kepada para pelajar. “Walaupun nominalnya sedikit semoga bisa membantu para pelajar yang membutuhkan,” tutur Afzan. Kepala BAZNAS Kota Pekalongan, Imam Suraji mengungkapkan bahwa kali ini ada 160 pelajar dari tingkat SMA, SMP, dan SD mendapat biasiswa pendidikan karena lolos seleksi di BAZNAS Kota Pekalongan. “Dalam seleksi, BAZNAS memilih siswa kurang mampu yang lolos seleksi hafalan berbagai surat AL-Quran. Seleksi harus ketat dilakukan agar bantuan tepat sasaran, selain siswa kurang mampu kami juga mengharuskan pelajar hafal Alquran,” ungkapnya. Imam menyampaikan bahwa ada peningkatan jumlah biasiswa yang diberikan dibanding tahun lalu. “Tahun lalu untuk tingkat SD dapat Rp350 ribu, tahun ini menjadi Rp750 ribu. Sedangkan tinggkat SMP yang awalnya Rp500 ribu manjadi Rp 1 juta. Untuk tingkatan SMA yang awalnya Rp800 ribu menjadi Rp1,5 juta,” terangnya. Dijabarkan Imam bahwa penerima biasiswa yang lolos seleksi di tingkat SMA ada 36 siswa, sementara tingkat SMP 31 orang. Sedangkan tingkat SD terdapat 93 pelajar, mereka mendapatkan bantuan satu tahun sekali,” papar Imam. Pelajar yang lolos sudah memenuhi persyaratan dari BAZNAS Kota Pekalongan yaitu bisa menghafal beberapa surat dari Alquran. Salah satu pelajar yang menerima bantuan, Siswa MIS Medono, Fena Eka Lestari mengaku senang mendapat bantuan. Pasalnya melalui kegiatan ini ia dapat meringankan kedua orangtuanya. “Ayah saya buruh kasar, sedangkan ibu hanya penjahit, mereka harus membiayai saya bersama adik,” jelasnya. Eka menceritakan bahwa ayah ibunya kesulitan untuk membiayai sekolah Eka dan adiknya. Bantuan ini nanti akan eka gunakan untuk membayar biaya sekolahnya. “Seleksi yang diterapkan BAZNAS untuk mendapat bantuan sangat mudah, saya mengikuti tes sebelum dapat bantuan, yang diujikan tentang hafalan surat. Beruntung setiap hari saya mengaji, jadi mudah melewati ujian itu,” pungkas Eka. (mal)
160 Siswa Dapat Beasiswa Baznas
Rabu 04-09-2019,02:54 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 06-05-2026,08:30 WIB
Pemkab Purworejo Perluas BPJS Ketenagakerjaan, Santunan Rp42 Juta Diserahkan ke Pekerja Rentan
Selasa 05-05-2026,21:31 WIB
Polres Magelang Kota Kawal Ketat Pemberangkatan Jemaah Haji Hingga Asrama Solo
Rabu 06-05-2026,09:00 WIB
7 Siswa SMPN 1 Purworejo Lolos SMA Taruna Nusantara 2026, Terbanyak se-Kabupaten
Rabu 06-05-2026,07:55 WIB
Loano Dukung Pengembangan Wisata Borobudur Highland, Kolaborasi BOB Dorong Ekonomi Menoreh
Rabu 06-05-2026,16:20 WIB
50 Biksu Jalan Kaki Menuju Borobudur untuk Peringati Waisak 2026
Terkini
Rabu 06-05-2026,17:49 WIB
Lengkapi Alun-alun, Pembangunan Pura Jagat Natha Kukuhkan Kota Magelang Sebagai Kota Toleran
Rabu 06-05-2026,17:35 WIB
Jadwal SBY Cup 2026 dan Interhash di Kota Magelang, Roda Ekonomi Dipastikan Meroket
Rabu 06-05-2026,17:15 WIB
Bansos di Kota Magelang Kini Lebih Selektif, Pemerintah Gunakan Data DTSEN sebagai Acuan Baru
Rabu 06-05-2026,17:00 WIB