MAGELANGEKSPRES.COM,SLAWI - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) secara resmi mengumumkan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru honorer pada tahun 2021. Informasi itu disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat melakukan Rapat Virtual Pengumuman Seleksi PPPK bersama Bupati Tegal Umi Azizah dan seluruh kepala daerah se-Indonesia, Senin siang (23/11). Dalam virtual itu, Nadiem menjelaskan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru serta pelayanan kepada para peserta didik melalui penyediaan tenaga pendidik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Terlebih berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah guru yang berstatus ASN di sekolah negeri hanya 60 persen dari jumlah kebutuhan seharusnya. "Jumlah ini pun dalam empat tahun terakhir terus menurun rata-rata 6 persen setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan sulitnya tercapai pelayanan yang optimal bagi para siswa," jelasnya. Nadiem meyakini, kebijakan seleksi guru PPPK dapat membuka peluang perbaikan kesejahteraan para guru honorer yang ada di wilayah Indonesia. Karena, masih banyak guru honorer yang memiliki kompetensi yang sangat baik namun kesejahteraannya masih belum terjamin dengan baik pula. Guna memastikan pembukaan seleksi PPPK, Nadiem akan melakukan koordinasi, singkronisasi dan integrasi berbagai program dan kebijakan antar kementerian dan lembaga terkait. Diantaranya dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) serta Kementerian Keuangan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Upaya ini akan memetakan berapa kebutuhan di setiap daerah, pengusulan formasi, kebutuhan alokasi anggaran untuk gaji beserta tunjangan yang ada hingga proses rekrutmen. Informasi lebih lanjut nanti akan kita informasikan kembali terkait seleksi PPPK ini," katanya. Menanggapi hal tersebut, Bupati Tegal Umi Azizah menyambut baik kebijakan dari Kemendikbud. Menurutnya, kebijakan ini merupakan angin segar bagi para guru honorer yang sudah lama mengabdi tetapi belum diangkat. "Adanya kebijakan PPPK semoga dapat mengurai masalah yang selama ini kita hadapi terkait pengadaan guru honorer," ujarnya. Terkait jumlah formasi, Umi akan melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tegal. Harapannya, semua jumlah guru honorer yang ada di Kabupaten Tegal dapat ikut serta dan lolos seleksi PPPK. "Saya juga menitip pesan kepada BKD untuk dapat menyosialisasikan kabar baik ini ke masyarakat," pungkasnya. (yer/gun)
2021, Seleksi Guru PPPK Dibuka
Rabu 25-11-2020,03:32 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 03-10-2026,16:01 WIB
Perajin Muntilan Rekam Sejarah Magelang Lewat Motif Batik Lokal
Sabtu 03-10-2026,15:38 WIB
Sepi Pembeli Usai Renovasi, Belasan Kios di Shelter Ngesengan Kota Magelang Pilih Gulung Tikar
Sabtu 03-10-2026,22:17 WIB
Gibran Siswa SD Mutual 1 Kota Magelang Juara 1 Mendongeng FLS3N Nasional
Sabtu 03-10-2026,15:57 WIB
Pemkot Magelang Ajukan Dua Raperda, Sesuaikan Aturan Izin OSS dan Struktur BPBD
Sabtu 03-10-2026,15:47 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Minta MES Jateng Dorong Ekonomi Syariah Angkat Kelas UMKM
Terkini
Minggu 04-10-2026,13:36 WIB
Buka Ruang Diskusi, Aktivis Ini Tak Segan Kritik Langsung Walikota Magelang Soal Ketimpangan Ekonomi
Minggu 04-10-2026,13:02 WIB
APAR Saja Tak Cukup, Walikota Magelang Desak Warga Punya Skill Cegah Kebakaran
Minggu 04-10-2026,12:52 WIB
In This Economy, Sepatu Bekas di Kota Magelang Jadi Alternatif Kebutuhan Masyarakat
Minggu 04-10-2026,12:32 WIB
Pecah Kepadatan Alun-alun, Pemkot Magelang Sulap Kawasan Utara Jadi Ruang Publik Baru
Minggu 04-10-2026,12:18 WIB