MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG - Jajaran Polres Magelang terus memperketat akses para pemudik yang nekat masuk ke wilayah hukum setempat. Dalam operasi Ketupat Candi 2020 yang sudah berjalan selama 23 hari, sebanyak 334 kendaraan diminta balik arah atau putar balik. Dilakukan monitoring terutama di titik penyekatan yang berlokasi di Salam, perbatasan Jawa Tengah dan Jogjakarta. Kasatlantas Polres Magelang, AKP Fadli di sela operasi Ketupat Candi 2020 di Salam, Sabtu (16/5/) mengatakan, masih banyaknya yang nekat mudik artinya kesadaran masyarakat masih kurang dalam antisipasi penyebaran covid-19 ini. "Pemerintah sudah jelas melarang 'No mudik no piknik. Namun masih ada saja yang membandel," ucap Fadli. Menurut Fadli dari 334 kendaraan yang disuruh balik arah, didominasi 217 kendaraan pribadi. Selebihnya merupakan angkutan umum dan kendaraan roda dua. "Indikasi kendaraan travel atau penumpang yang rental kendaraan," ungkap Fadli. Menurut Fadli, kendaraan yang akan memasuki wilayah Magelang kebanyakan berasal dari wilayah Jawa Timur dan Yogjakarta. Sedangkan kendaraan dari arah Jakarta sudah dicegat di Jogjakarta. Fokusnya masih pada para pemudik dan pengendara yang tidak mengenakan masker. Diakuinya, saat disuruh balik arah, pemudik tetap mematuhi dan tidak ada yang komplain. "Karena aturan pemerintah sudah jelas, sehingga mereka sudah pasti tahu," tandas Fadli. Fadli menambahkan, volume kendaraan saat sore hari lebih padat. Namun bukan karena kendaraan pemudik, melainkan para karyawan yang pulang kerja. Oleh sebab itu, Fadli mengimbau kepada warga yang bekerja di luar kota agar selalu membawa surat tugas dari perusahaannya. "Banyak warga Magelang yang bekerja di Jogjakarta, sehingga nampak ramai," pungkas. Selain itu Polisi juga memeriksa surat jalan kendaraan truk, serta memeriksa kendaraan yang mencurigakan.(cha)
334 Kendaraan di Perbatasan Jateng – DIJ Diminta Putar Balik
Senin 18-05-2020,01:55 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 18-05-2026,12:46 WIB
Proyek Alun-alun Baru Magelang Rp 6 Miliar Dikritik, Raka Ghani: Lebih Baik Danai Kampus
Senin 18-05-2026,13:30 WIB
Penuh Haru, Perjuangan Dua Wanita WN Belanda Telusuri Sejarah Keluarganya di Kota Magelang
Senin 18-05-2026,12:08 WIB
Masa Tahanan Habis, Tiga Tapol Aktivis Untidar Magelang Tuntut Vonis Bebas Murni
Senin 18-05-2026,12:16 WIB
Ada 51 Gerai Koperasi Merah Putih Sudah Resmi Beroperasi di Magelang
Senin 18-05-2026,11:47 WIB
Pemprov Jateng Targetkan RSUD Margono Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
Terkini
Senin 18-05-2026,21:03 WIB
Tindak Tegas Perusuh Kamtibmas, Polisi Buru Pelaku Tawuran Celurit di Magelang
Senin 18-05-2026,20:37 WIB
Tinggalkan Pupuk Kimia, Petani di Magelang Beralih Gunakan Biosaka dari Rumput Liar
Senin 18-05-2026,20:27 WIB
Atasi Ketimpangan, Ahmad Luthfi Fokus Seimbangkan Pembangunan Jateng Utara-Selatan
Senin 18-05-2026,20:17 WIB
Produk Repack dan Etika Bisnis yang Ikut Dikemas Ulang
Senin 18-05-2026,20:06 WIB