MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO-Pandemi global Covid-19 memaksa ribuan buruh di Kabupaten Wonosobk untuk menerima kenyataan pahit. Sementara waktu harus bersedia dirumahkan akibat perusahaan tak bisa berjalan selayaknya biasa. Dari catatan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kristiyanto ada tak kurang dari 2202 buruh yang mesti dirumahkan karena operaional sperusahaan mereka terdampak wabah corona. Mengingat beratnya beban kehidupan para pekerja yang tengah menjalani masa sulit ini, pengusaha dan panitia peringatan Hari Buruh se-Dunia, menggelar bakti sosial pemberian santunan untuk 400 pekerja terdampak, Kamis (14/5/) Bupati Wonosobo, Eko Purnomo yang hadir dalam penyerahan paket sembako bagi para buruh di halaman kantor Disnakertrans tersebut, mengapresiasi kesediaan para pelaku usaha dan panitia Mayday 2020 yang secara gotong royong meringankan beban saudara-saudaranya. "Atas nama Pemkab Wonosobo maupun secara pribadi, saya menyampaikan apresiasi yang besar kepada teman teman panitia May Day dan dunia usaha, karena atas kerjasama yang baik kegiatan bantuan sosial ini bisa terlaksana," tutur Bupati. Bantuan berupa paket bahan pokok, diperuntukan bagi karyawan atau buruh yang dirumahkan dan telah mengikuti imbauan pemerintah tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penyebaran covid-19. Baca Juga Pemudik Asal Banjarmasin Tulari 2 Anggota Keluarganya, Pasien Corona di Kota Magelang jadi 20 Orang "Pemerintah Kabupaten wonosobo dan semua pemangku kepentingan berharap kepada karyawan / karyawati yang bekerja di Kabupaten Wonosobo agar tetap semangat dalam menjalankan aktivitas, bisa mengolah ataupun mempunyai ide-ide gagasan kreatif di rumah," lanjutnya. Sementara itu, Ketua Asosisi Buruh Wonosobo Andrias Suroso mengemukakan, adanya perhatian berupa bantuan paket sembako tersebut sejalan dengan keinginan para buruh, apalagi sekarang sudah sangat merasakan beratnya beban akibat pandemi covid-19. "Mengingat situasi saat ini yang memaksa para buruh tetap berada di rumah, kami memang sangat mengharapkan adanya perhatian dan kepedulian dari pemerintah agar setidaknya beban keseharian bisa lebih ringan," ungkapnya Menurutnya, pembagian sembako tersebut memang belum mampu menjangkau seluruh karyawan yang dirumahkan, namun penerima sudah ada skala prioritas. Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigras Kristiyanto menjelaskan, ada beberapa perusahaan swasta dan BUMD terdampak covid-19 yang sebagian merumahkan karyawannya. "Berdasarkan data yang ada di Kantor kami, diketahui banyak pekerja / buruh yang terdampak covid-19 per 14 Mei, terdapat 2202 orang yang dirumahkan namun belum ada orang yang di-PHK," ujar Kristiyanto. Selain itu Disnakertrans terus bersosialisasi ke setiap perusahaan untuk tidak mem-PHK karyawannya, seandainya terjadi PHK diharapkan perusahaan memberikan hak-hak karyawannya sesuai dengan peraturan yang ada di Kemenakertrans.(gus)
400 Pekerja di Wonosobo yang Dirumahkan Terima Bantuan Sembako
Jumat 15-05-2020,02:41 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 14-10-2026,12:42 WIB
Di Kota Magelang Anak Tidak Sekolah dan Putus Sekolah Bisa Dianggarkan dari Prodamai
Rabu 14-10-2026,12:57 WIB
Angin Lisus Terbangkan 25 Tenda di Kalikajar Wonosobo, Sebagian Jatuh hingga 2 Kilometer
Rabu 14-10-2026,12:03 WIB
Pekerja Mandiri Magelang Lega, BPJS Ketenagakerjaan Beri Diskon Iuran 50 Persen
Rabu 14-10-2026,15:44 WIB
KRAP Jateng 2026 di Kota Magelang Sedot 1.000 Atlet, Walikota: Bawa Efek Ganda bagi Ekonomi Lokal
Terkini
Rabu 14-10-2026,18:38 WIB
Dobrak Pasar Magelang, Jamilah Ice and Bakery Langsung Buka Tiga Cabang Sekaligus
Rabu 14-10-2026,18:00 WIB
Pindah ke Lokasi Lebih Aksesibel, Suroto Kopi Kota Magelang Andalkan Filter Coffee Tanpa Gula
Rabu 14-10-2026,17:14 WIB
Puskesmas 1 Klirong Kebumen Terbakar Akibat Korsleting, Seluruh Pasien Selamat
Rabu 14-10-2026,17:00 WIB
Siswa SDN Magelang 7 Sabet Juara 3 Tingkat Kota di Ajang Sesorah dan Baca Tulis Aksara Jawa FTBI
Rabu 14-10-2026,16:37 WIB