MAGELANGEKSPRES.COM, WONOSOBO - Sebanyak 605 calon haji atau 55 persen dari total keseluruhan jamaah haji Kabupaten Wonosobo dinyatakan risiko tinggi. Terkait hal tersebut, tim penyelenggara kesehatan haji berusaha maksimal mendampingi jemaah sejak sebelum keberangkatan, memastikan laik terbang. “ ya ada 55 persen, masuk kategori risiko tinggi. Ini terkait masalah umur calon haji yang rata-rata di atas 60 tahun, atau usia di bawah itu tapi memiliki masalah kesehatan,” ungkap Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Haji Wonosobo H. Jaelan Sulat kemarin di pendopo bupati. Menurutnya, pihak tim kesehatan haji sudah melakukan upaya pemeriksaan calon haji jauh hari sejak mereka dinyatakan masuk daftar hingga proses manasik haji. Proses pemeriksaan dilakukan selanjutnya meliputi pada pemeriksaan kesehatan tahap tiga di embarkasi, selama di Tanah Suci hingga pengawasan pascakepulangan. “Mereka yang memiliki risiko tinggi akan ada pendampingan dari keluarga dan juga tim pemeriksaan kesehatan,” katanya. Untuk memudahkan pemantauan jamaah yang memilik risiko tinggi juga akan mendaptkan tanda tertentu. Yaitu, memakai gelang berwarnoa orange. Sedangkan yang sehat akan menggunakan gelang berwarna putih. “Untuk calon jamaah risiko tinggi, setiba di Tanah Suci akan disambut oleh tim kesehatan di sana. Dan, akan mendaptkan perhatian khusus, serta ada pendampingan obat dari tim kesehatan pemkab,” ucapnya. Pada tahun lalu, pada pemeriksaan kesehatan tahap akhir di embarkasi semua jamaah asal Wonosobo dinyatakan layak terbang dan semuanya pulang kembali dalam kondisi sehat dan utuh. Tahun ini diharapkan hal tersebut terulang. “Kami yang mendapat amanah sebagai tim penyelenggara kesehatan haji kabupaten berusaha maksimal mendampingi jemaah sejak jauh sebelum keberangkatan, memastikan laik terbang pada pemeriksaan kesehatan tahap tiga di embarkasi. Selama di Tanah Suci penjemputan di debarkasi, hingga pengawasan pascakepulangan,” katanya. Sementara itu, Polres Wonosobo menerjunkan kurang lebih seratus lima puluh personel nya guna mengamankan calon jamaah haji dan pengantarnya dari gangguan kamtibmas. Kloter 34 asal Kabupaten Wonosobo yang berjumlah 272 calon haji diberangkatkan pada hari ini pukul 13.00 WIB menuju asrama haji Donohudan dengan menggunakan 6 unit bus. Rencananya, seluruh rombongan calon haji akan diberangkatkan dari halaman Pendopo Bupati Wonosobo pada hari ini. Dan, besok dan selama perjalanan menuju ke Asrama Haji Donohudan Boyolali akan dikawal oleh Polres Wonosobo. (gus)
55 Persen Calhaj Masuk Risiko Tinggi
Rabu 17-07-2019,02:25 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 11-05-2026,17:08 WIB
Lakukan Tindak Asusila Sejak TK, Pedagang Angkringan di Magelang Terancam Hukuman Belasan Tahun Penjara
Senin 11-05-2026,15:15 WIB
Motif Dendam Tunangan Dilecehkan, Pemuda di Magelang Pukuli Rekan Kerja hingga Tewas
Senin 11-05-2026,16:04 WIB
Aniaya Rekan Kerja hingga Tewas, Pria di Magelang Gagal Nikah karena Harus Mendekam di Penjara
Senin 11-05-2026,15:11 WIB
Buntut Provokasi Rombongan Motor, 9 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Magelang Ditangkap
Senin 11-05-2026,17:41 WIB
Atasi Krisis, Pemprov Jateng Jadikan Semarang Raya Proyek Perdana Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Terkini
Selasa 12-05-2026,14:40 WIB
Jelang Idul Adha, Mahasiswa Polbangtan Kementan Berlatih Sembelih Halal
Selasa 12-05-2026,10:45 WIB
Dari Pakan hingga Limbah, Polbangtan Kementan Ajari Peternak Temanggung Kelola Ternak Modern
Selasa 12-05-2026,08:30 WIB
Patriot Purworejo Raih Runner Up Kejurnas Voli U-18 2026, Bupati Yuli Hastuti Beri Apresiasi
Selasa 12-05-2026,08:00 WIB
Turnamen Voli Antar SMP di Temanggung Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Menuju Porprov Jateng 2026
Selasa 12-05-2026,07:30 WIB