Aji Setyawan Komitmen Tingkatkan Konsumsi Ikan Masyarakat

Jumat 02-10-2020,01:55 WIB
Editor : ME

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  - Calon walikota Magelang, Aji Setyawan mengajak masyarakat agar gemar makan ikan untuk menunjang kesehatan tubuh. Sebab, ikan merupakan salah satu sumber gizi terbaik yang diperlukan bagi kesehatan tubuh manusia terutama bagi anak-anak. Apalagi saat ini pandemi virus corona belum juga berakhir. Oleh karena itu, salah satu upaya mencegah penularan Covid-19 adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh. "Salah satunya dengan cara melakukan gerakan masyarakat hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang bergizi seperti makan ikan," katanya, saat menggelar temu warga di Kelurahan Kramat Utara, Magelang Utara, kemarin. Pada kesempatan itu, calon yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra, dan Perindo ini menyempatkan melihat proses pembibitan ikan air tawar. Di Kota Magelang sendiri, ikan air tawar menjadi budidaya masyarakat, terutama di Kramat Utara. "Potensi di kampung ini harapannya bisa terus dikembangkan. Seperti budidaya ikan air tawar. Ini jadi bukti kalau warga juga memberikan dukungan kepada pemerintah untuk turut mengampanyekan gemar makan ikan (gemarikan)," kata Aji, kepada wartawan, Kamis (1/10). Baca juga 14 PKL di Wonosobo Langgar Jam Malam Kelurahan Kramat Utara merupakan lingkungan ujung barat laut Kota Magelang yang berbatasan dengan Kabupaten Magelang. Tak ayal, masyarakat setempat banyak yang memiliki profesi sebagai petani, peternak, dan budidaya ikan. "Seperti kita tahu jika sumber daya alam (SDA) di Kota Magelang sangat terbatas. Tak terkecuali budidaya ikan air tawar ini, mereka rata-rata masih mengeluhkan minimnya lahan. Ke depan kami ingin agar keterbatasan ini bisa tercetus inovasi, sehingga walaupun sempit, produktivitas ikan justru semakin besar," ucapnya. Ia mengakui selama ini, produksi ikan air tawar di Kota Magelang masih terbilang rendah. Faktornya nyaris sama, mereka masih mengeluhkan minimnya lahan untuk membudidaya. "Tapi saya yakin jika kita terus berinovasi, maka lahan yang sempit tidak menjadi kendala lagi. Produksi ikan kita makin besar, diiringi dengan angka konsumsi ikan yang tinggi pula," katanya. Dia menambahkan kampanye makan ikan diperlukan guna meningkatkan konsumsi ikan di tengah masyarakat. Selain itu, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19. Aji juga mengungkapkan pihaknya memiliki sejumlah program untuk mendukung upaya peningkatan konsumsi ikan. Mulai dari dorongan mencetuskan inovasi pembudidaya ikan di tengah lahan sempit, hingga pemberian benih ikan. Menurutnya, sejumlah program dan kegiatan juga terus dilakukan Pemkot Magelang selama ini dalam rangka meningkatkan komsumsi ikan masyarakat. Ia menyebut, angka konsumsi ikan (AKI) di Kota Magelang baru mencapai angka 23,25 kilogram per kapita per tahun. Dari standardidasi AKI, angka ini dianggap masih kurang ideal di bawah 31 kilogram per kapita per tahun. ”Angka ini juga masih tergolong rendah dibanding negara tetangga, seperti Malaysia sekitar 70 kilo per kapita per tahun, lalu Korea 60 kilogram per kapita per tahun, dan Jepang 140 kilo per kapita per tahun,” imbuh mantan Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang ini. Meski demikian, menurutnya, AKI Kota Magelang tetap mengalami kenaikan setiap tahun sejak 2010 sampai tahun 2020 ini. "Ke depan kita harap, AKI bisa naik, paling tidak setara dengan AKI nasional," pungkasnya. (wid)

Tags :
Kategori :

Terkait