MAGELANGEKSPRES.COM, KABUPATEN MAGELANG – Kanit Reskrim Polsek Sawangan Polres Magelang Polda Jateng, Aiptu Ade Purwanto bersama anggotanya Brigadir Elpha Johan dan Bhabinkamtibmas Desa Podosoko Aiptu Budi Susanto akhirnya menemukan keberadaan anak yang dilaporkan hilang di Desa Podosoko pada Rabu (20/3) pukul 18.30 WIB. Identitas anak yang hilang berinisia NA (3) alamat Dusun Gelap Desa Podosoko Kecamatan Sawangan. NA merupakan anak dari F (34) dan A (29) alamat Desa Podosoko Kecamatan Sawangan. Menurut keterangan ibu korban, A, pada Rabu (20/3) sekitar pukul 18.30 WIB korban digendong sehabis belanja dari warung, sekitar jarak 20 meter sebelum sampai di rumah korban turun dari gendongan dan lari mendahului. Sesampainya di rumah ternyata korban NA tidak ada dan selanjutnya meminta tolong warga untuk mencari korban dengan melibatkan warga Dusun Gelap dan sekitarnya, relawan, BPDB dan SAR. Sampai hari Jumat pagi (22/3) pukul 05.00 WIB korban tidak ditemukan. Atas Kejadian tersebut sekitar pukul 07.00 WIB, Unit Reskrim bersama Babinkamtibmas Aiptu Budi Susanto melaksanakan koordinasi bersama perangkat Desa Podosoko berkaitan dengan hilangnya korban yang diduga ada keterlibatan ibu kandungnya sendiri. "Ketika diadakan musyawarah, petugas memanfaatkan informasi kalau korban berada dalam asuhan warga Boyolali yang berinisial W warga Desa Jurug Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali," Kapolsek Sawangan Kompol Drs. Margito. Medapatkan informasi tersebut petugas dipimpin Kanit Reskrim Aiptu Adhe melakukan penyelidikan ke Boyolali sebagaimana informasi, dan telah bertemu dengan pelaku. Motif permasalahannya karena ibunya merasa tidak mampu memberikan kebahagian dan mencukupi kebutuhan korban. Maka, anak tersebut diserahkan kepada W untuk mengasuhnya tanpa sepengetahuan suaminya. "Untuk berita anaknya hilang merupakan sandiwara ibu korban agar penyerahan anaknya kepada W tersebut tidak diketahui oleh warga. Sedangkan W merasa mengadopsi anak tersebut," papar Kanit Reskrim Aiptu Adhe Pengakuan W di depan petugas membenarkan bahwa anak tersebut bersamanya dengan alasan telah mengadopsi. "Saya telah mengadopsi anak atas nama Arbian dari seorang ibu yang bernama A tanpa menyertakan sejumlah uang karena berniat untuk mengasuh. Saya telah mengenal Ibu korban sejak bulan Desember 2018 lewat group FB adopsi anak," ungkapnya.(cha)
Anak Hilang, Rekayasa Ibu Korban
Minggu 24-03-2019,19:04 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 25-05-2026,15:11 WIB
Bobot TKA SMP di Kota Magelang Kini 60 Persen, SPMB 2026 Hanya Pakai Piagam Tertinggi
Senin 25-05-2026,20:39 WIB
Tawuran Berdarah di Magelang Bermula Saling Tantang Instagram, 5 Pelaku Ditangkap
Senin 25-05-2026,15:50 WIB
Bikin Gaduh, Polisi Ancam Tindak Pidana Penyebar Narasi Hoaks Teror Pocong di Magelang
Senin 25-05-2026,16:04 WIB
Tim SAR Perluas Radius Pencarian Warga Borobudur yang Hilang Terseret Arus Sungai Progo
Senin 25-05-2026,15:22 WIB
Tindak Tegas Pelajar SMP Tawuran Bawa Pistol Mainan, Disdikbud Kota Magelang Gencarkan Patroli
Terkini
Selasa 26-05-2026,10:47 WIB
Brigade Pangan Aceh Besar Gelar Gerakan Tanam Serempak untuk Perkuat Produksi Padi Nasional
Selasa 26-05-2026,10:34 WIB
Perkuat Produksi Padi Nasional, Brigade Pangan Banjarnegara Gelar Tanam Serempak
Selasa 26-05-2026,09:30 WIB
UMPWR Perkuat Jejaring Internasional, Enam Dosen Jalani Program Akademik di Filipina
Selasa 26-05-2026,09:00 WIB
Pembangunan Yonif TP di Temanggung Masih Tahap Awal, Baru Fokus Buka Akses Jalan
Selasa 26-05-2026,08:30 WIB