MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO - Atraksi bambu gila meriahkan peringatan Hari Santri Nusantara (HSN) dan Peringatan Maulid Nabi yang digelar oleh Pimpinan Cabang Pencak Silat NU, Pagar Nusa Purworejo, kemarin. Kegiatan yang digelar di Ponpes Daruttauhid 8 Kecamatan Kemiri Purworejo itu juga dirangkai dengan kegiatan istigotsah dan silaturahmi akbar yang dihadiri oleh ratusan pesilat. Istighosah dipimpin oleh Guru besar Padepokan Macan Santri H Sutarjono Ar-Rosyid MPd. Yashkur Habibullah Pengurus Cabang Pagar Nusa Kabupaten Purworejo menjelaskan tidak hanya istighosah dan silaturahmi anggota, dalam kegiatan tersebut juga diadakan atraksi Bambu Gila untuk menambah semangat para anggota. Habib menambahkan bahwasanya acara ini merupakan momen yang sangat luar biasa, karena bertetapan di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW yaitu bulan Maulid atau Rabul Awal. Sebuah momen di mana ada tangisan, marahan, dan kebahagian untuk mewujudkan sebuah acara bersama. “Bami Pagar Nulusa bisa tambah Syiar di Kabupaten Purworejo, Masyarakat lebih mengenal Bahwa Pagarnusa memberikan ilmu beladiri dan mngajarkan Ahlaq kepada setiap anggotanya,” ucapnya. Baca Juga Hasil Panen Anjlok, Petani Semangka di Purworejo Merugi Pihaknya menambahkan Bambu Gila adalah permainan rakyat klasik Indonesia yang mengunakan tenaga dalam, permainan ini melibatkan kekuatan supranatural untuk menjalankannya, walaupun tidak diperlukan ritual tertentu. Sebatang bambu dipegang oleh beberapa orang, diberikan mantra oleh para pendekar PN, maka bambu bisa bergerak sendiri seolah benar -benar gila. Penonton yang merasa penasaran diperkenankan untuk mencobannya, dan ternyata sama mereka pun merasakan gilanya atraksi permainan rakyat Indonesia tersebut. \"Atraksi Bambu Gila ini mengingatkan kembali bahwa Kekuatan Allah tidak ada yang menandingi, jika ia berkehendak apapun bisa terjadi, dalam hal ini kita juga berpesan agar santri Pagar Nusa harus benar-benar mengamalkan Prasetya Pagar Nusa dan tidak lupa setiap bulan atau minggu untuk silaturrahmi ke para kyai serta sesepuh Nahdlatul Ulama yang ada di sekitarnya,\" katanya. Sementara itu H Sutarjono Ar-Rosyid MPd mengatakan para santri Pagar nusa sebagai benteng Ahlusunnah Wal Jama\'ah harus sehat luar dalam. Ia berharap Pagar Nusa di Kabupaten Purworejo bisa betul-betul berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. \"Menengok sejarah perjuangan para ulama dahulu, santri Pagar Nusa kudu kuat Dhohir batin buat bentengi NU lan Bangsa. Latihan seng giat jangan sampai bosan,\" katanya. (luk)
Bambu Gila Meriahkan HSN dan Maulid Nabi
Selasa 27-10-2020,02:33 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,18:00 WIB
Limbah SPPG Tegalurung Temanggung Diduga Cemari Sungai Larangan, IPAL Portable Segera Dipasang
Rabu 30-09-2026,16:39 WIB
Krisis Air Menghantam Sawangan Magelang, 51 Ribu Liter Air Bersih Didistribusikan
Rabu 30-09-2026,16:06 WIB
Pasar Rejowinangun Magelang Sepi, Akademisi Untidar Usul Konsep Lebih Atraktif
Rabu 30-09-2026,15:19 WIB
Perpustakaan SMPN 1 Tegalrejo Magelang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
Rabu 30-09-2026,15:05 WIB
Gagal Nyalip, Truk Tabrak Motor hingga Terguling di Mungkid Magelang
Terkini
Rabu 30-09-2026,18:30 WIB
Berburu Tempat Nugas Murah di Magelang, Kedai Omah Boto Tawarkan Menu Mulai Rp3.000
Rabu 30-09-2026,18:00 WIB
Limbah SPPG Tegalurung Temanggung Diduga Cemari Sungai Larangan, IPAL Portable Segera Dipasang
Rabu 30-09-2026,17:30 WIB
11 Tahun Eksis di Magelang, Mikana Maxi Pikat Pelanggan dengan Geprek Tanpa Tulang
Rabu 30-09-2026,17:09 WIB
50 Siswa Tempuran Magelang Dapat Kacamata Gratis, Tak Lagi Kabur Lihat Papan Tulis
Rabu 30-09-2026,16:43 WIB