MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO - Potensi bencana alam yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Purworejo memasuki musim penghujan ini membuat organisasi kepemudaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Wilayah Kecamatan Bener bersiap. Salah satu kesiapan tersebut diwujudkan dengan dilakukannya kesiapsiagaan tanggap bencana dan konsolidasi Kasatkoryon Banser Kecamatan Bener yang digelar di Desa Cacabankidul Kecamatan Bener, Minggu (29/12). Kegiatan tersebut diikuti oleh 400 anggota Banser se Kecamatan Bener serta kader Ansor setempat. Sekjend GP Ansor, HM Tashilul Manasik mengungkapkan, wilayah Purworejo menempati posisi kedua sebagai daerah dengan potensi bencana terbesar kedua se Jawa Tengah setelah Cilacap. \"Kondisi ini harus disikapi bersama oleh seluruh elemen yang ada di Purworejo. Karena tanggung jawab penanggulangan bencana ini tidak semata tanggung jawab pemerintah,\" kata pemuda yang karib disapa Gus Ahil ini. Baca Juga Ribuan Warga Dukung Soft Opening Magelang Moncer Serius 2020 Dikatakannya, Ansor Banser sebagai sebuah organisasi kepemudaan terbesar di Purworejo memiliki komitmen terhadap kemanusiaan yang kuat. \"Kerja-kerja kemanusiaan menjadi salah satu program wajib yang kedepan akan terus ditingkatkan baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya agar kehadiran Ansor-Banser di Purworejo betul-betul dirasakan manfaatnya,\" katanya. Ketua PC Ansor Kabupaten Puworejo, Khabib Anwar dalam sambutannya mengatakan, bahwa mewakili pimpinan cabang dirinya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Banser Bener mewujudkan kemanusiaan bagi sesama. “Ini menunjukkan komitmen kita semua, untuk tidak hanya aktif di kegiatan internal, tapi juga komitmen pada aksi-aksi nyata kemanusiaan,” katanya. Sementara, Ketua PAC Ansor Bener, Fuad Rofiq mengucapkan banyak terimakasih atas datangnya pimpinan cabang gerakan pemuda Ansor Kabupataen Purworejo. Ia menuturkan bahwa kader Ansor dan Banser di Bener berkomitmen kompak dan tanggap terhadap kebencanaan yang bisa saja terjadi di wilayah setempat. Baca Juga Pria yang Ditemukan Tewas di Sungai Progo ternyata Warga Temanggung Menurut Fuad, Ansor dan Banser berkonsolidasi agar bisa lebih kompak dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara. Karena tidak ada satupun alasan bagi Banser untuk tidak berjuang membela agama, bangsa, negeri. “Salah satu barisan yang istiqomah di garda terdepan dengan aqidah ahlussunah wajamaah annahdliyyah mengawal kemasyarakatan, sosial agama dan kebangsaan,” pungkasnya. (luk)
Banser Purworejo Siaga Hadapi Bencana
Senin 30-12-2019,03:31 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 06-05-2026,09:00 WIB
7 Siswa SMPN 1 Purworejo Lolos SMA Taruna Nusantara 2026, Terbanyak se-Kabupaten
Rabu 06-05-2026,08:30 WIB
Pemkab Purworejo Perluas BPJS Ketenagakerjaan, Santunan Rp42 Juta Diserahkan ke Pekerja Rentan
Rabu 06-05-2026,07:55 WIB
Loano Dukung Pengembangan Wisata Borobudur Highland, Kolaborasi BOB Dorong Ekonomi Menoreh
Rabu 06-05-2026,16:20 WIB
50 Biksu Jalan Kaki Menuju Borobudur untuk Peringati Waisak 2026
Terkini
Rabu 06-05-2026,21:34 WIB
Patra Jasa Gelar RUPS Tahunan, Pertumbuhan Pendapatan Lampaui Target Capai Rp5,5 triliun
Rabu 06-05-2026,18:46 WIB
Resmi Jadi Guru Besar Untidar, Prof Mimi Tawarkan Solusi Literasi Berbasis Budaya Lokal
Rabu 06-05-2026,18:31 WIB
Pameran Abhirama Ranggawarsita 2026 Semarang Angkat Sejarah Pangan
Rabu 06-05-2026,18:24 WIB