MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah pengangguran di seluruh Tanah Air bertambah sebanyak 2,67 juta orang sehingga menjadi total 9,77 juta orang. Bertambahnya jumlah pengangguran akibat pandemi Covid-19 di sektor ketenagakerjaan. Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan, namun ada tiga sektor yang tetap menyerap jumlah tenaga kerja paling banyak. Ketiga itu yakni pertanian 29,76 persen, perdagangan 19,23 persen, dan industri pengolahan 13,61 persen. \"Kendati demikian, ada tiga sektor yang menyerap banyak tenaga kerja, yaitu pertanian, perdagangan dan industri pengolahan,\" ujar Suhariyanto di Jakarta, kemarin (5/11). Lanjut dia mengungkapkan, ketiga sektor itu mengalami pergeseran dari sisi permintaan (demand). Pertanian mengalami pergeseran demand sebesar 2,23 persen, sementara perdagangan sebesar 0,46 persen. \"Kemudian untuk perdagangan eceran 0,48 persen. Untuk jasa lainnya tipis, demikian jasa kesehatan dan informasi komunikasi,\" ucap Suhariyanto. BPS mencatat, pengangguran masih didominasi di perkotaan atau sebesar 8,98 persen dibanding pedesaan 4,71 persen. Terpisah, Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis mengingatkan pemerintah harus sigap menangani pengangguran di Tanah Air. Namun, dia memperkirakan jumlah pengguran tidak akan naik lebih dari 30 persen. \"Hingga akhir Desember 2020 peningkatan pengangguran tidak akan naik tajam. Saya memprediksi tidak akan naik lebih dari 30 pesen dari angka 3,5 juta orang,\" kata Rissalwan. Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya bakal terus melakukan upaya untuk menekan angka pengangguran di Indonesia. Upaya tersebut adalah berupa mulai dari memberikan keterampilan (skilling), alih keterampilan (re-skilling), maupun menambah keterampilan (up-skilling) kepada pencari kerja ataupun yang sudah bekerja. Saat ini, Kemenaker telah memfasilitasi masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan keterampilan, alih keterampilan, maupun menambah keterampilan di instansi pelatihan vokasi yakni di 305 Balai Latihan Kerja (BLK) Pemerintah, 5.020 Lembaga penyelenggaraan kesejahteraan sosial (LPKS), 109 Lembaga Pelatihan K/L lain, 1.799 Training Center (TC) Industri, dan 1.113 BLK Komunitas. (din/fin)
BPS: Jumlah Pengagguran Bertambah 2,67 Juta Orang
Jumat 06-11-2020,03:37 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,14:25 WIB
MBG Kembali Berjalan, Harga Sayuran di Pasar Sewukan Magelang Mulai Naik
Kamis 16-07-2026,16:32 WIB
Atasi Krisis Murid SD Negeri, Walikota Magelang Kaji Kebijakan Insentif Khusus
Kamis 16-07-2026,13:59 WIB
Kemarau Godzilla Diprediksi hingga Oktober, BPBD Kota Magelang Ingatkan Risiko Kekeringan
Kamis 16-07-2026,16:17 WIB
Ingin Sehat? Kata Dokter Medi, Hijrah dengan Pola Hidup Sehat, Jangan Tergantung Obat
Kamis 16-07-2026,09:00 WIB
Polres Temanggung Bongkar Modus Ganjal ATM di Kranggan, Dua Spesialis Bobol Rekening Rp20 Juta Ditangkap
Terkini
Kamis 16-07-2026,16:32 WIB
Atasi Krisis Murid SD Negeri, Walikota Magelang Kaji Kebijakan Insentif Khusus
Kamis 16-07-2026,16:17 WIB
Ingin Sehat? Kata Dokter Medi, Hijrah dengan Pola Hidup Sehat, Jangan Tergantung Obat
Kamis 16-07-2026,14:25 WIB
MBG Kembali Berjalan, Harga Sayuran di Pasar Sewukan Magelang Mulai Naik
Kamis 16-07-2026,13:59 WIB
Kemarau Godzilla Diprediksi hingga Oktober, BPBD Kota Magelang Ingatkan Risiko Kekeringan
Kamis 16-07-2026,11:34 WIB