MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan, bahwa ada peningkatan unit cost Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pada Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah tahun 2020. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, sejak 2009 kemenag telah mengubah orientasi BOP RA dan BOS. Jika sebelumnya berorientasi pada perluasan akses, maka kini orientasinya lebih kepada peningkatan mutu madrasah. \"Kami berharap penambahan jumlah unit cost tersebut dapat membantu madrasah dalam mengalokasikan anggaran yang berorientasi pada mutu pembelajaran,\" kata Kamaruddin, Kamis (9/1) Kamaruddin menjelaskan detail dari peningkatan unit cost ini, sebelumnya BOP RA sebesar Rp300.000/siswa, tahun ini menjadi Rp600.000/siswa. Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), naik dari Rp800.000/siswa menjadi Rp900.000/siswa. \"Sementara Madrasah Tsanawiyah (MTs), naik dari Rp1.000.000/siswa menjadi Rp1.100.000/siswa. Kemudian untuk BOS Madrasah Aliyah (MA) dan MA Kejuruan (MAK), naik dari Rp1.400.000/siswa menjadi Rp1.500.000/siswa,\" paparnya. Selain itu, lanjut Kamaruddin, untuk tata kelola BOS Dirjen Pendidikan Islam juga dilakukan peningkatan kualitas. Menurutnya, peningkatan itu dilakukan melalui sistem aplikasi e-RKAM yang baru akan diterapkan pada tahun anggaran 2021, dan diterapkan secara bertahap. \"Tahap pertama akan dilaksanakan di 12 provinsi diantaranya Aceh, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Gorontalo,\" tuturnya. Sementara itu, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A. Umar menjelaskan, E-RKAM merupakan sistem aplikasi berbasis web yang akan digunakan dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM). Menurutnya, aplikasi ini nanti diharapkan dapat membantu madrasah dalam mengelola dana BOS dengan lebih transparan dan akuntabel. \"Aplikasi ini tidak hanya untuk perencanaan dan penganggaran saja, melainkan juga untuk pelaporan,\" ujarnya. (der/fin) Selain itu, E-RKAM juga merupakan program inovasi yang selaras dengan tantangan Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan munculnya kemajuan dalam bidang fintech (financial technology). \"Layanan birokrasi jangan sampai ketinggalan jauh dengan pergerakan disrupsi fintech,\" pungkasnya. (der/fin)
Dana BOS Madrasah Naik
Sabtu 11-01-2020,04:15 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,11:18 WIB
Inovasi Olahan Rempah, Dosen Untidar Latih KWT Permai Tani Bandongan Buat Permen Cabai
Selasa 22-09-2026,11:04 WIB
Perkuat Mesin Partai Jelang Pemilu 2029, Perindo Kota Magelang Fokus Pemberdayaan Ekonomi
Selasa 22-09-2026,14:41 WIB
Tingkatkan Produktivitas, Kementan Gelar Tanam Serentak dengan Sistem PM-AAS
Selasa 22-09-2026,12:38 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Lantik 22 Pejabat Pemprov Jateng, Pastikan Bebas Praktik Titipan
Selasa 22-09-2026,17:06 WIB
Walikota Magelang Minta BUMD Agresif Cari Pendapatan Baru dan Gandeng UMKM
Terkini
Selasa 22-09-2026,17:16 WIB
Ratusan Porsi MBG di Magelang Sering Mubazir, Guru Justru Terbebani Urus Ompreng
Selasa 22-09-2026,17:06 WIB
Walikota Magelang Minta BUMD Agresif Cari Pendapatan Baru dan Gandeng UMKM
Selasa 22-09-2026,16:54 WIB
Revitalisasi Taman Kyai Langgeng Kota Magelang, Optimistis Balik Modal 6 Tahun
Selasa 22-09-2026,16:45 WIB
Keluarga Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyerangan Guru di Kajoran Magelang
Selasa 22-09-2026,16:31 WIB