MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Gua Simpen di Dusun Pawulon Desa Gondowulan Kepil sedang menjadi incaran wisatawan. Gua yang terbentuk dari tumpukan batu-batu besar tersebut menjadi daya tarik sendiri. Ratusan wisatawan dari berbagai daerah sudah berkunjung di tempat itu. Tidak jauh, hanya 4 kilometer dari pusat kota Kecamatan Kepil. “Gua Simpen Gondowulan ini punya keunikan, tersusun dari tumpukan batu batu besar. Mungkin hanya satu satunya di Wonosobo,” ungkap Kuwat, Pengurus Pokdarwis Desa Gondowulan. Menurutnya, wisatawan yang datang akan disuguhkan dengan bukit batu dan hamparan batuan yang unik dan menarik. Bahkan beberapa perbukitan batu yang ada bisa dijadikan sebagai rock climbing pemula. “Wisatwan biasanya menikmati hamparan pemandangan dari atas bukit, dan menikmati taman di hutan pinus,” katanya. Pembukaan tempat wisata Gua Simpen digagas komunitas pemuda Desa Gondowulan yang bekerja diperantauan. Mereka ingin membuka lapangan usaha sekaligus mengenalkan desa tempat tinggal mereka agar dikenal lebih luas dan memberi manfaat bagi masyarakat setempat. Baca Juga Diterjang Longsor, Enam Rumah di Wonosobo Rusak “Gua simpen ini sudah ada sejak dulu, tapi tidak ada yang berani datang. Hanya orang tertentu, mulut gua sempit, namun setelah masuk akan luas,” katanya. Namun pihak pengelola wisata tidak memberikan izin untuk masuk karena terlalu gelap dihuni banyak kelelawar dan bisa tersesat. Bahkan di dalam batuan licin dan kotor oleh tumpukan kotoran kelelawar atau kalong penghuni gua. “Di kawasan Gua Simpen ini , wisata bisa bersantai di taman, bermain flying fox, rock climbing, mengendarai APV berkeliling sekitar gua dan juga camping ground,” katanya. Sekretaris Disparbud Wonosobo, Siti Nurmar Asiyah mengemukakan, pengesahan Pengurus Pokdarwis Desa Gondowulan Kepil oleh Bupati Wonosobo merupakan bukti dukungan pemerintah terhadap pengelolan wisata Gua Simpen. “Ya Wonosobo memang banyak potensi wisata yang harus dikelola. Keberadaan wisata Gua Simpen ini penting karena berada di pintu masuk Wonosobo dari arah Purworejo,” ungkapnya. Menurutnya, untuk keberlanjutan pengelolaan gua tersebut, pokdarwis diminta lebih kreatif, inovatif dan tidak asal meniru lokasi yang lain. Sebab banyak sekali objek wisata desa yang tidak bisa dikelola secara maksimal sehingga menjadi sepi. “Kita harap pengelolaan serius, dari dinas akan melakukan pendampingan dan peningkatan kapasitas bagi pengelola,” pungkasnya. (gus)
Digagas Para Perantau, Gua Simpen Gondowulan di Wonosobo Simpan Keindahan
Rabu 05-02-2020,03:10 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-04-2026,20:02 WIB
Jurus Jitu Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Petani Lewat Angkringan
Kamis 09-04-2026,07:00 WIB
PKB Purworejo Gelar Muscab 19 April 2026, Momentum Konsolidasi dan Kebangkitan Politik Rakyat
Kamis 09-04-2026,07:30 WIB
Cemburu, Pria di Temanggung Aniaya Perempuan di Kamar Hotel, Terancam 8 Tahun Penjara
Kamis 09-04-2026,08:00 WIB
15 Kandidat Bersaing Rebut Kursi Pimpinan BAZNAS Purworejo 2026-2031, Seleksi Masuk Tahap Wawancara
Kamis 09-04-2026,09:00 WIB
Bupati Purworejo Dorong 494 Kades dan Lurah Inovatif Kelola Dana Desa demi Desa Mandiri
Terkini
Kamis 09-04-2026,18:11 WIB
Pelaksanaan TKA SMP Kabupaten Magelang Lancar, Ratusan Sekolah Ikuti Ujian Komputer
Kamis 09-04-2026,18:03 WIB
Hari Jumat, Aktivitas Sekolah di Kota Magelang Tetap Normal Tanpa WFH
Kamis 09-04-2026,17:52 WIB
Strategi Dekarbonisasi VKTR Melalui Peresmian Pabrik Kendaraan Listrik Magelang Berbasis Pesanan
Kamis 09-04-2026,16:58 WIB
Pemprov Jateng Curi Start Beli Mobil Dalam Negeri Duluan, Dapat Pujian Presiden Prabowo
Kamis 09-04-2026,16:47 WIB