MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG - Perbaikan (update) data usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Temanggung, masih menjadi PR (pekerjaan rumah) besar bagi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kabupaten Temanggung. \"Memang masih menjadi PR bagi saya, baru dua hari saya ngantor dan masuk di Disperindag, baru saya pelajari,\" kata Sri Haryanto, Kepala Dinas Disperindagkop dan UMKM Temanggung yang belum lama dilantik ini, Selasa (4/8). Tidak hanya update data UMKM saja, menurutnya, pendataan ulang untuk kios dan los yang berada di pasar-pasar tradisional juga akan kembali dilakukan. Dengan harapan ke depan data-data los dan kios serta pedagang bisa lebih mudah diakses. \"Termasuk juga pendataan pedagang kaki lima (PKL), insyallah semua akan kami buat lebih baik lagi,\" katanya. Pendataan ulang ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak dan harus segera dilakukan. Data dari hasil pendataan ulang ini nantinya akan dijadikan sebagai data dasar (data base) dalam pemantauan kegiatan perekonomian di Temanggung. \"Ini memang menjadi tanggungjawab saya untuk membangun database UMKM, los kios dan nanti ada pengelompokan, klasifikasian juga harus dilakukan,\" terangnya. Dengan pendataan ulang ini nantinya akan diketahui potensi-potensi yang ada di Kabupaten Temanggung, sehingga kegiatan perekonomian yang masih berjalan dan tidak berjalan bisa diketahui dengan pasti. \"Yang jelas bisa mengetahui potensi IKM dan UKM seperti apa, koperasinya seperti apa industri seperti apa dan masih banyak lagi. Juga bisa diketahui koperasi yang sehat dan tidak sehat,\" jelas Sri. Ke depan Disperindagkop dan UMKM ini menjadi fasilitator bangkitnya perekonomian kerakyakan, karena di dalamnya ada berbagai macam kegiatan perekonomian seperti koperasi, perdagangan, industri pasar dan yang lainnya. Sebenarnya lanjut Sri, Disperindaogkop ini merupakan satu kemasan yang sangat luar biasa. Oleh karena itu minimal bisa memfasilitasi dan mendongkrak tumbuh kembangnya perekonomian di Temanggung. \"Tidak hanya saat ini, tapi seharusnya bisa dilakukan setiap saat dan setiap waktu,\" katanya. Ke depan kata Sri, Disperindagkop bisa memfasilitasi para UMKM bisa berjalan dan berkembang, sehingga geliat perekonomian di Kabupaten Temanggung bisa semakin meningkat. Terkait target update data sendiri, ia mengatakan, pertengahan hingga akhir Agustus 2020 ini updat data UMKM, kios, los dan pedagang di Kabupaten Temanggung bisa diselesaikan. \"Ada berapa jumlah UMKM yang berjalan dan tidak bisa diketahui, jumlah los dan kios juga bisa diketahui secara pasti. Dengan demikian akan lebih mudah dalam memfasilitasi para pelaku perekonomian di Temanggung ini,\" katanya. Jika update data ini sudah selesai dilakukan, pihaknya berencana akan membuat aplikasi. Dengan cara ini maka perkembangan UMKM dan perdagangan di Temanggung bisa lebih mudah dipantau. \"Sejauh ini masih manual, semoga saja ke depan bisa segera terealisasi,\" harapnya.(set)
Disperindagkop dan UMKM Temanggung Bakal Data Ulang UMKM
Rabu 05-08-2020,02:16 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-07-2026,11:17 WIB
Bursa Kerja Kota Magelang Dibanjiri Pencari Kerja, DPRD Tagih Berapa Warga Lokal yang Terserap
Kamis 30-07-2026,15:30 WIB
1.200 Mahasiswa KKN Universitas Tidar Magelang Resmi Terlindungi Jaminan BPJS Ketenagakerjaan
Kamis 30-07-2026,11:03 WIB
Kemenaker dan Pemkot Magelang Siapkan 2.700 Lowongan Kerja, Pelatihan Vokasi Diperkuat
Kamis 30-07-2026,10:57 WIB
Di Magelang Wamenaker Bilang Badai PHK Hantam Industri, Minta Pelatihan Green Job dan Digitalisasi Digeber
Kamis 30-07-2026,10:53 WIB
Warga RW 5 Potrobangsan Kota Magelang Biasakan Bawa Sampah Terpilah Saat Pertemuan Sabtu
Terkini
Jumat 31-07-2026,09:30 WIB
Pemkab Purworejo Perkuat Peran Posyandu, 510 Kader Didorong Dukung 6 Standar Pelayanan Minimal
Jumat 31-07-2026,09:00 WIB
Bupati Temanggung Sebut Rokok Ilegal Rugikan Negara dan Petani Tembakau
Jumat 31-07-2026,08:30 WIB
Pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Target Pendapatan Daerah Naik Rp25,757 Miliar
Jumat 31-07-2026,08:26 WIB
Jateng Pimpin Realisasi Kredit Program Perumahan Nasional, Nilainya Tembus Rp4,96 Triliun
Jumat 31-07-2026,08:00 WIB