MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 diragukan. Keberpihakan kepada petahana dipastikan lebih besar ketimbang kandidat pendatang baru. Kebijakan yang diambil incumbent akan selalu diaminkan oleh birokrat. Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Muraz mempertanyakan tugas dan fungsi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menjaga netralitas. Menurutnya, ASN, guru, maupun tenaga kesehatan akan sangat mungkin tidak netral dalam pelaksanaan Pilkada. “Kedekatan kepala daerah dengan birokrat akan sangat sulit menjadi netral. Akan sangat pasti ada ketidaknetralan,” kata Muraz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11). Hal senada dikatakan Anggota Komisi II Hanan Razak. Wakil rakyat dapil Lampung ini mengatakan jika di daerahnya, ada 1.700 tenaga honorer yang baru. Ia meminta KASN untuk meningkatkan pengawasan. “Gubernur saya dilimpahkan segitu banyak. Parahnya lagi, anggaran untuk menggajinya tidak ada,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua KASN Tasdik Kinanto saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II mengakui jika pihaknya kesulitan dalam menjaga netralitas ASN. Bahkan, dia memastikan jika ASN tidak mungkin netral dalam pelaksanaan Pilkada. “Kalau ASN netral, karirnya juga netral pak. Ini yang agak sulit. Mereka juga pasti ada keberpihakan. Balik lagi, kalau netral, karirnya juga netral atau tidak naik-naik,” papar Tasdik. Naik tidaknya pangkat birokrat juga ditentukan oleh kepala daerah. Bahkan, jika ada pergantian kepala daerah, posisi yang semula strategis, bisa saja ditinggalkan karena kenetralitasan ASN tersebut. Hal inilah yang membuat ASN sulit netral. Karena menyangkut jenjang karir dan posisi dalam pekerjaannya sebagai pegawai pemerintah. ASN juga hanya sekadar mengawasi tanpa bisa membuat keputusan jika ada terbukti pelanggaran. Di tempat sama, Ketua KASN Agus Pramusinto menyatakan, pihaknya bakal memberikan surat edaran kepada sejumlah daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak pada 2020 mendatang. Ia memastikan jika edaran tersebut akan rampung pada Desember mendatang. “Saya kira kita akan berkomunikasi dengan Bawaslu baik pusat maupun daerah agar netralitas ASN dalam pilkada bisa diawasi. Kita akan memberikan surat edaran agar ASN menjaga netralitasnya,” tandasnya. (khf/fin/rh)
DPR Soroti Netralitas ASN dalam Pilkada 2020
Rabu 20-11-2019,03:46 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 16-05-2026,21:00 WIB
Kebakaran Terjadi di Secang Magelang, Dua Penghuni Rumah Alami Luka Bakar Serius
Sabtu 16-05-2026,21:16 WIB
Taj Yasin Panen Jagung di Boyolali, Pemprov Jateng Dukung Agresivitas Polri Amankan Pangan
Sabtu 16-05-2026,20:05 WIB
Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran: Berkat Pertanian yang Kuat, Indonesia Kini Dilirik Dunia
Sabtu 16-05-2026,19:56 WIB
Presiden Prabowo Puji Mentan Amran: “Ini Orang Oke”, Swasembada 4 Tahun Tercapai dalam 1 Tahun
Minggu 17-05-2026,15:48 WIB
Ribuan Pelari Ramaikan Purwokerto Half Marathon 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Rp 10 Miliar
Terkini
Minggu 17-05-2026,16:54 WIB
Warga Antusias Rebutan Gunungan, Walikota Magelang Puji Semangat Gotong Royong di Puncak BBGRM
Minggu 17-05-2026,16:45 WIB
Antisipasi Bencana, Pemkot Magelang Resmi Kukuhkan 17 Tagana dan 6 Pordam Baru
Minggu 17-05-2026,16:40 WIB
Koperasi Merah Putih Rusunawa Wates Kota Magelang Resmi Dibuka, Sediakan Sembako Murah
Minggu 17-05-2026,16:30 WIB
Bejat! Seorang Ayah di Wonosobo Tega Cabuli Anak Kandung Selama 21 Tahun
Minggu 17-05-2026,16:03 WIB