MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Kalangan DPRD Temanggung meminta agar pemerintah kabupaten, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) untuk melakukan perbaikan terhadap jalan raya yang sifatnya mendesak dan rawan terjadi kecelakaan. Permintaan tersebut disampaikan oleh Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) DPRD Temanggung Mudiyanto. Menurutnya, dinas terkait sudah mengajukan anggaran penambahan perbaikan dan perawatan jalan raya di seluruh wilayah Temanggung sebanyal Rp1,5 miliar. “Intinya perbaikan dan perawatan jalan di seluruh Kabupaten Temanggung, terutama jalan yang masuk menjadi jalan kabupaten harus dalam kondisi yang bagus,” katanya, kemarin. Namun demikian katanya, perbaikan dan perawatan jalan harus dilakukan dengan skala prioritas. Terutama di jalan-jalan raya yang sangat rawan terjadi kecelakaan, jalan yang sudah mengalami rusak parah dan jalan yang arus lalu lintasnya ramai. “Harus ada skala prioritas, utamakan jalan yang sangat rawan terjadi kecelakaan, apalagi jika jalannya sudah rusak parah. Harus segera diperbaiki,” pintanya. Menurutnya, sejauh ini memang dinas terkait sudah melakukan perawatan dan perbaikan jalan secara rutin. Hanya saja perlu dicermati dalam perbaikan jalan harusnya dilakukan dengan prosedur perbaikan jalan yang bagus. Sehingga setelah diperbaiki, jalan tersebut bisa lebih baik dan lebih nyaman saat dilintasi kendaraan bermotor, bukan malah sebaliknya, setelah dilakukan penambalan atau perbaikan jalan menjadi tidak nyaman. “Masih ada penambalan jalan yang dilakukan, justru membuat jalan itu menjadi bergelombang dan tidak nyaman saat dilewati,” terangnya. Oleh karena itu pihaknya mengimbau agar perbaikan dan penambalan jalan yang dilakukan oleh dinsa terkait, harus memperhatikan proses penambalan dan perbaikan. Selain itu material yang digunakan dalam pekerjaan perbaikan jalan ini juga harus lebih baik. Sementara itu terpisah, Supriyono (38) warga Parakan menuturkan, sistem penambalan jalan yang dilakukan saat ini sebenarnya sudah bagus, hanya saja setelah ditambal biasanya badan jalan dengan material yang ditambalkan lebih tinggi material yang digunakan untuk menambal jalan. Sehingga ketika dilintasi kendaraan bermotor menjadi tidak nyaman. “Posisinya lebih tinggi, dan biasanya material yang digunakan untuk menambal jalan lebih kasar, jadi selain lebih cepat rusak saat memasuki musim hujan, saat dilalui juga tidak nyaman sama sekali,” katanya. Ia berharap, kedepan perbaikan dan penambalan jalan raya bisa dilakukan lebih bagus, baik dari segi teknis penambalan dan material yang digunakan unttuk menambal jalan raya. Sehingga setelah diperbaiki kondisi jalan menjadi lebih baik dan lebih nyaman. “Saya yakin pasti ada caranya, semoga saja bisa dilakukan dengan lebih baik,” harapnya.(Set)
DPRD Desak Pemkab Perbaiki Jalan
Sabtu 27-07-2019,01:09 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 05-10-2026,19:09 WIB
Musim Hujan Tiba, BBI Sawangan Magelang Kebut Pembenihan Ikan Beong
Senin 05-10-2026,14:33 WIB
Pemkot Magelang Kebut Pembangunan RTH di Sidotopo, Dijadwalkan Rampung Desember 2026
Senin 05-10-2026,14:57 WIB
Sepi Pengunjung, Walikota Magelang Dorong Kolaborasi Ramaikan Shelter Ngesengan
Senin 05-10-2026,13:58 WIB
Wujudkan Harapan Ristanto, Lazismu Kota Magelang Bantu Benah Rumah Warga
Senin 05-10-2026,17:15 WIB
Bunderan Coffindo Hadir di Sidotopo Magelang dengan Konsep Modern dan Kekinian
Terkini
Senin 05-10-2026,19:44 WIB
Mobil Terbalik dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Lingkar Utara Wonosobo, Empat Orang Luka
Senin 05-10-2026,19:09 WIB
Musim Hujan Tiba, BBI Sawangan Magelang Kebut Pembenihan Ikan Beong
Senin 05-10-2026,19:00 WIB
Nikmati Cita Rasa Khas Bandung di Cuanki Kang Adi Magelang, Hadirkan Tiga Varian Kuah
Senin 05-10-2026,18:57 WIB
Bupati dan Walikota Magelang Kompak Beri Kejutan ke Kodim 0705 di Momen Perayaan HUT TNI
Senin 05-10-2026,18:47 WIB