MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Diduga alami rem blong, sebuah bus pariwisata asal Kabupaten Jepara mengalami kecelakaan di jalur turunan Desa Kuripan Kecamatan Garung kemarin. Belum diketahui secara pasti jumlah korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa itu. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan evakuasi terhadap korban. “Kita belum tahu secara pasti jumlah korban, baik dugaan korban meninggal atau luka. Ini masih proses evakuasi, sebab yang terlibat dalam laka ini cukup banyak,” ungkap Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Harman Rumenegge Sitorus. Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi di Jalan Raya Dieng tepatnya di atas Desa Kuripan Garung. Mobil bus pariwisata asal Kabupatan Jepara mengalami rem blong saat turun dari kawasan dataran tinggi Dieng. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 15.00 WIB, kemarin (30/9/2020). Bus pariwisata tersebut saat melintas di Dusun Kalialang Desa Jengkol Garung sudah menabrak mobil dan sepeda motor. Kemudian masih terus melaju hingga akhirnya berhenti setelah menabrak mobil dan pohon di jalur turunan Desa Kuripan Garung. “Sebelum masuk parit, sempat menabrak motor dan mobil micro yang berada di depannya atau searah dengan bus pariwisata itu, seluruh korban sudah dievakuasi ke rumah sakit,” katanya. Baca juga Gudang Mebel Terbakar, Api Sempat Merambat ke Rumah Sakit Proses evakusi terhadap mobil yang terlibat laka beruntun tersebut belum selesai hingga jelang magrib, bahkan turun hujan deras. Personel dari Polres Wonosobo berupaya mengatur arus lalulintas lantaran terjadi kemacetan cukup panjang di lokasit kejaidan perkara. Camat Garung Subiyantoro membenarkan bahwa ada kecelakaan di jalur turunan Desa Kuripan Garung. Pihaknya belum bisa memastikan korban jiwa maupun luka-luka, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. “Memang benar ada kecelakaan, itu bus pariwisata yang diduga alami rem blong saat turun dari kawasan Dieng. Kita belum menerima laporan terkait korban dari warga setempat,” katanya. Sementara itu, humas RSUD Wonosobo, Tri Lestari saat dikonfirmasi tekait korban yang dirawat di RSUD Wonosobo mengemukakan jumlah yang meninggal sebanyak 4 orang, sedangkan 15 orang lainnya jalani rawat inap serta ada yang rawat jalan. “Iya korbannya banyak, yang sudah kami terima informasi dari petugas jaga, 4 orang meninggal dunia , 15 rawat inap dan ada beberapa yang berobat jalan, selain di RSUD, korban juga ada yang dibawa ke RSI dan PKU,” katanya. (gus)
Empat Meninggal, Belasan Luka-luka
Kamis 01-10-2020,02:38 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 02-05-2026,14:37 WIB
FLS3N Kota Magelang Rampung Digelar, 16 Peserta Kantongi Tiket ke Provinsi Jawa Tengah
Sabtu 02-05-2026,14:58 WIB
Angka Kemiskinan di Kota Magelang Turun Tipis, Jadi Sorotan DPRD
Sabtu 02-05-2026,15:25 WIB
Reli Mobil Kuno PPMKI Dongkrak Ekonomi, Kota Magelang Bersiap Gelar 3 Event Lagi
Sabtu 02-05-2026,13:43 WIB
HUT Ke-47 Perumda Air Minum Kota Magelang Beri Diskon Pasang Baru Rp200 Ribu
Sabtu 02-05-2026,19:55 WIB
Atria Hotel Magelang Suguhkan Seafood Sepuasnya, Barbeque Kampung Nelayan Mulai Rp100 Ribu
Terkini
Minggu 03-05-2026,07:57 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen Jajal Paralayang di Curug Sewu, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Daerah
Sabtu 02-05-2026,21:02 WIB
Percepat Pemulihan Pascabencana, Aceh Gelar Tanam Padi Serempak
Sabtu 02-05-2026,19:55 WIB
Atria Hotel Magelang Suguhkan Seafood Sepuasnya, Barbeque Kampung Nelayan Mulai Rp100 Ribu
Sabtu 02-05-2026,15:25 WIB
Reli Mobil Kuno PPMKI Dongkrak Ekonomi, Kota Magelang Bersiap Gelar 3 Event Lagi
Sabtu 02-05-2026,14:58 WIB