MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Publik sebenarnya sudah menaruh harapan dari rencana reshuffle yang muncul ke permukaan. Dengan adanya bantahan yang dilontarkan Juru bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman, menunjukan kesan, tidak ada langkah cepat dari Istana untuk memperbaiki performa dan kinerja kabinet. ”Publik sebenaranya sudah menaruh harapan tentang reshuffle. Tapi ketika ini dibantah oleh jubir, ini memunculkan spekulasi buruk. Terkesan belum ada niat untuk memperbaiki kinerja kabinet,” terang pengamat politik Maruli Hendra Utama, Minggu (23/8). Sosiolog dari Universitas Lampung itu berharap, Presiden Jokowi mampu menjelaskan langkah-langkah yang akan dilakukan setelah Fadjroel Rachman memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan. ”Presiden bisa menjelaskan ini. Apa yang diharapkan setelah sebelumnya kabinet yang diusungnya pun ia kritisi. Ini kan seperti bunya yang layu sebelum berkembang,” terang mantan aktivis 98 itu. Sementara itu Fadjroel dalam siaran persnya menyebut, semua jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju sekarang hanya fokus bekerja keras menangani pandemi Covid-19 serta pemulihan dan transformasi ekonomi nasional. ”Dan sebab itu, tidak ada rencana reshuffle kabinet,” jelasnya. Fadjroel menambahkan yang diperlukan Indonesia saat ini adalah bekerja cepat, bekerja keras dan bekerja inovatif. Presiden Joko Widodo selalu menekankan kecepatan dan inovasi kerja pemerintah dari pusat hingga daerah serta kolaborasi seluruh komponen bangsa agar bisa segera keluar dari krisis kesehatan dan krisis perekonomian. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, kata Fadjroel, jajaran kabinet diminta tetap fokus bekerja memanfaatkan momentum krisis untuk lompatan kemajuan dalam semua kegiatan di kementerian masing-masing. ”Sekali lagi, tidak ada reshuffle kabinet. Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada para menteri agar tetap fokus bekerja, fokus menyelesaikan krisis, dan fokus membajak momentum krisis ini untuk melakukan lompatan kemajuan di segala bidang, melakukan reformasi fundamental sebagai prasyarat Indonesia Maju,” jelas Fadjroel. Sebelumnya Mensesneg Pratikno juga mengingatkan masyarakat membutuhkan kerja cepat dan terfokus dari pemerintah untuk menghasilkan solusi dan mengatasi pandemi yang tengah berlangsung di Indonesia. Selain itu, para menteri juga harus terus bersinergi satu sama lain dalam menangani krisis. (fin/ful)
Gagalnya Reshuffle Runtuhkan Harapan Publik
Senin 24-08-2020,03:54 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 12-09-2026,16:20 WIB
Cegah Penipuan Properti, DPRKP Kabupaten Magelang Rilis Web MAPAN Omahe Cek Legalitas Rumah
Sabtu 12-09-2026,13:41 WIB
Dampak Gagal Panen, Harga Beras dan Cabai di Pasar Muntilan Magelang Melonjak Tajam
Sabtu 12-09-2026,12:21 WIB
IGD Baru RSUD Tidar Kota Magelang Ditarget Rampung Desember, Anggaran Capai Rp42,5 Miliar
Sabtu 12-09-2026,15:00 WIB
Walikota Magelang Tegaskan Tarif Parkir Motor Rp1.000, Tukang Parkir Diminta Kembalikan Uang Lebih
Sabtu 12-09-2026,14:30 WIB
Gencarkan Peduli Lingkungan, SMPN 13 Magelang Bidik Predikat Adiwiyata Mandiri 2027
Terkini
Sabtu 12-09-2026,17:00 WIB
Antisipasi Banjir Peralihan Musim, DPUPR Kota Magelang Gencar Bersihkan Drainase
Sabtu 12-09-2026,16:20 WIB
Cegah Penipuan Properti, DPRKP Kabupaten Magelang Rilis Web MAPAN Omahe Cek Legalitas Rumah
Sabtu 12-09-2026,16:00 WIB
Kantor Dinsos-Dinkes Kota Magelang Pindah ke Eks Balai Diklat, Telan Anggaran Rp868 Juta
Sabtu 12-09-2026,15:47 WIB
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang Tampilkan Keragaman Budaya Nusantara
Sabtu 12-09-2026,15:30 WIB