MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO - Penanganan klaster Covid-19 Pasar Suronegaran Purworejo serta kasus positif lain terus dilakukan oleh tim gugus tugas Pemkab Purworejo. Setelah dilakukan penyemprotan disinfektan, tim gugus tugas juga melakukan tracking terhadap enam orang yang dinyatakan positif. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin MKes SpTHT mengungkapkan, untuk penanganan klaster pasar Suronegaran maupun yang lain, sesuai arahan sudah diatasi. Antara lain Pasar Suronegaran sudah dilakukan penyemprotan, dan tracing (penelusuran) dari ke 6 orang yang positif Covid. Lalu dilakukan tes swab pada Jum’at dan Sabtu dengan sasaran pegawai Rumah Sakit Permata sebanyak 66 orang, pegawai Rumah Sakit Panti waluyo 44 orang, warga Lugosobo 106 orang, warga Sindurjan 25 orang, warga Brenggong 7 orang, dan Puskesmas Butuh 40 orang. “Tes swab tersebut, baru akan diketahui hasilnya pada Kamis (24/7) mendatang. Untuk 6 orang positif Covid sudah dilakukan perawatan yakni 2 orang dirawat di RSUD Dr Tjitrowardoyo Purworejo, dan 4 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing,” katanya, kemarin. Sedangkan hari ini Senin (20/7) dilakukan tes swab terhadap anggota Polres Purworejo dan pasar suronegaran. Untuk anggota Polres dan instansi lain sebanyak 100 orang. Yakni 3 orang dari anggota 412, 3 orang dari RS yang kontak erat dengan pasien PDP, 7 orang kontak dengan pasien konfirmasi terakhir. Untuk pasar suronegaran tes swab dilakukan kepada 55 orang. Hasilnya akan keluar pada Sabtu (25/7) depan. Seperti diketahui, berdasar hasil swab pada Kamis (16/7) lalu, penambahan penderita positif covid berjumlah 5 orang. Terdiri 3 orang berasal dari klaster Pasar Suronegaran, serta 2 orang positif dari Kecamatan Gebang dan Kecamatan Purworejo. Sedangkan pada Minggu (19/7) terdapat penambahan positif covid sebanyak 1 orang dari Kecamatan Kaligesing. Terpisah, Wakil Bupati Hj Yuli Hastuti SH mengatakan, wilayah Kabupaten Purworejo yang kemarin sudah termasuk dalam daftar daerah rendah penularan covid di Jawa Tengah, saat sekarang harus prihatin karena muncul kembali penderita positif covid. Lebih lanjut Yuli Hastuti mengatakan, pentingnya penanganan segera untuk menekan penularannya agar tidak semakin meluas. Diharapkan masyarakat lebih lagi dalam meningkatkan kedisplinan diri dimasa new habit. Yakni selalu memakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak aman, hindari kerumunan, juga hindari bersalaman. “Kita sama-sama berdoa semoga penderita positif covid segera sembuh, dan jangan ada penambahan lagi. Mari kita patuhi imbauan pemerintah, agar semua masyarakat melaksanakan protokol kesehatan,” harapnya. (luk)
Gugus Tugas Purworejo Perluas Tracking, Kasus Positif Terus Bertambah
Selasa 21-07-2020,02:56 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 11-05-2026,15:15 WIB
Motif Dendam Tunangan Dilecehkan, Pemuda di Magelang Pukuli Rekan Kerja hingga Tewas
Senin 11-05-2026,16:04 WIB
Aniaya Rekan Kerja hingga Tewas, Pria di Magelang Gagal Nikah karena Harus Mendekam di Penjara
Senin 11-05-2026,17:08 WIB
Lakukan Tindak Asusila Sejak TK, Pedagang Angkringan di Magelang Terancam Hukuman Belasan Tahun Penjara
Senin 11-05-2026,15:11 WIB
Buntut Provokasi Rombongan Motor, 9 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Magelang Ditangkap
Senin 11-05-2026,09:52 WIB
HAWS Magelang Buka Pendaftaran TK dan SD, Tawarkan Kurikulum Cambridge dan Diskon Biaya Masuk
Terkini
Senin 11-05-2026,17:48 WIB
Kadin Puji Iklim Investasi Jateng, Gubernur Luthfi Sukses Tarik Kepercayaan Pemodal
Senin 11-05-2026,17:41 WIB
Atasi Krisis, Pemprov Jateng Jadikan Semarang Raya Proyek Perdana Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Senin 11-05-2026,17:08 WIB
Lakukan Tindak Asusila Sejak TK, Pedagang Angkringan di Magelang Terancam Hukuman Belasan Tahun Penjara
Senin 11-05-2026,16:41 WIB
Perkuat Perlindungan, Wagub Jateng Dorong Pembentukan Satgas Anti-Kekerasan di Pesantren
Senin 11-05-2026,16:33 WIB