MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal melibatkan guru dalam membuat pembaruan kurikulum. Artinya, jika saat ini guru hanya sebagai pelaksana kurikulum, namun ke depan guru akan menjadi pemilik dan pembuat kurikulum. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dasmen) Kemendikbud, Jumeri mengatakan, dalam proses pembaruan kurikulum nanti, Kemendikbud menginginkan guru berperan sebagai pemilik dan pembuat kurikulum. \"Jadi ke depan pemerintah hanya menetapkan kurikulum nasional saja. Sedangkan pengembangannya oleh bapak ibu guru,\" kata Jumeri di Jakarta, (15/1/2021). Jumeri menambahkan, bahwa konsep kurikulum ke depan akan dibuat lebih fleksibel dan berdasarkan kompetensi. Sedangkan sebelumnya, kurikulum dinilai masih berdasarkan konten dan bukan berdasarkan kompetensi. \"Hal inilah yang akan kita ubah. Jadi ke depan, kurikulum dibuat sebagai kerangka atau menu sehingga bapak ibu guru tadi bisa mengembangkan dalam lingkup sekolahnya atau daerahnya,\" terangnya. Selain perubahan kurikulum, kata Jumeri, pembaruan untuk pendidikan juga akan dilakukan. Rencananya, Kemendikbud akan menyusun agar guru tidak menjadi satu-satunya sumber pengetahuan. Artinya, guru akan memiliki peran sebagai fasilitator dari berbagai sumber pengetahuan. \"Secara pedagogik, Kemendikbud ingin pendidikan ke depan lebih mengikuti kemampuan dan level pencapaian siswa. Jadi, guru hanya membantu anak untuk menemukan, mengklarifikasi, dan memperdalam,\" tuturnya. Menanggapi rencana Kemendikbud tersebut, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah menilai, bahwa hal itu justru membuatnya khawatir. Pasalnya, saat ini ideologi yang berbahaya bisa masuk dengan mudah. \"Saya kira hal ini berbahaya. Kita perlu kehati-hatian dalam memberikan kemerdekaan untuk membuat kurikulum sendiri,\" kata Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah, Alpha Amirrachman. Menurut Alpha, jika pembuatan kurikulum diserahkan kepada guru, dikhawatirkan ada guru yang menyelipkan ideologi selain Pancasila. \"Kemungkinan itu bisa terjadi manakala sekolah \\\'merdeka\\\' dalam membuat kurikulum mandiri,\" ujarnya. Sebaiknya, kata Alpha, Kemendikbud terus mengawasi implementasi kurikulum. Salah satu alat pengawasannya ialah dengan peta jalan pendidikan Nasional 2020-2035. \"Peta jalan itu harus diperjelas. Utamanya, sejauh mana ruang guru untuk bisa bermanuver di kurikulum. Di sisi lain, pemerintah pusat jua menyiapkan kurikulum nasional yang inklusif, integratif dan berasaskan Pancasila,\" jelasnya. Selain itu, lanjut Alpha, perlu dikaji juga secara mendalam terkait sosialisasi dan simulasi sistem pendidikan saat ini. Artinya, guru diberikan kebebasan untuk mengembangkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran. \"Salah satu kebijakan Merdeka Belajar yang berjalan adalah RPP satu lembar, guru-guru itu udah terbiasa terdikte panduan Kemendikbud, sekarang mereka bingung saat diberikan kebebasan untuk menulis RPP,\" pungkasnya. (der/fin)
Guru Bakal Jadi Pembuat Kurikulum
Sabtu 16-01-2021,03:28 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 06-05-2026,08:30 WIB
Pemkab Purworejo Perluas BPJS Ketenagakerjaan, Santunan Rp42 Juta Diserahkan ke Pekerja Rentan
Selasa 05-05-2026,21:31 WIB
Polres Magelang Kota Kawal Ketat Pemberangkatan Jemaah Haji Hingga Asrama Solo
Rabu 06-05-2026,09:00 WIB
7 Siswa SMPN 1 Purworejo Lolos SMA Taruna Nusantara 2026, Terbanyak se-Kabupaten
Rabu 06-05-2026,07:55 WIB
Loano Dukung Pengembangan Wisata Borobudur Highland, Kolaborasi BOB Dorong Ekonomi Menoreh
Rabu 06-05-2026,16:20 WIB
50 Biksu Jalan Kaki Menuju Borobudur untuk Peringati Waisak 2026
Terkini
Rabu 06-05-2026,17:49 WIB
Lengkapi Alun-alun, Pembangunan Pura Jagat Natha Kukuhkan Kota Magelang Sebagai Kota Toleran
Rabu 06-05-2026,17:35 WIB
Jadwal SBY Cup 2026 dan Interhash di Kota Magelang, Roda Ekonomi Dipastikan Meroket
Rabu 06-05-2026,17:15 WIB
Bansos di Kota Magelang Kini Lebih Selektif, Pemerintah Gunakan Data DTSEN sebagai Acuan Baru
Rabu 06-05-2026,17:00 WIB
Ekonomi Jateng Melesat Lampaui Nasional, 92 Ribu Lapangan Kerja Baru Terbuka Lebar
Rabu 06-05-2026,16:27 WIB