MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) meminta, guru madrasah dapat memanfaatkan akses pembelajaran daring melalui situs https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/ secara gratis, untuk mendukung Teaching From Home (TFH) menyusul kondisi darurat akibat wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). \"Situs Guru Berbagi dapat diakses oleh guru madrasah dengan cara login menggunakan user dan password Simpatika (Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama),\" kata Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Kemenag, Suyitno dalam pernyataannya, Kamis (16/4). Suyitno menyampaikan, hal tersebut dimungkinkan karena Kemenag melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, telah menjalin sinergi dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Suyitno berharap, kebijakan ini memberikan ruang kepada guru madrasah untuk berbagi informasi seputar kegiatan pembelajaran. Setidaknya ada tiga informasi seputar pembelajaran yang terdapat dalam situs tersebut. Pertama, desain atau strategi pembelajaran di madrasah, yang didukung dengan berbagai dokumentasi yang inspiratif seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kedua, artikel pendidikan, karya tulis yang disertai foto dan video. Ketiga, inspirasi praktik pendidikan dengan memuat foto atau video. \"Dengan demikian, platform ini akan memperkaya referensi dan menjadi sumber inspirasi dalam meningkatkan kualitas dan mutu guru madrasah, ujarnya,\" ujarnya. Kepala Seksi Bina Guru MI dan MTs Kemenag, Mustofa Fahmi menjelaskan, keterlibatan aktif para guru madrasah dalam situs Guru Berbagi ini sekaligus dapat menjadi bukti otentik kinerja guru selama masa TFH. \"Setiap aktifitas dan produk yang dibagi oleh guru madrasah ke situs Guru Berbagi akan direkam secara otomatis ke dalam SIMPATIKA. Selanjutnya, itu akan menjadi bukti otentik yang dapat dijadikan dokumen pendukung dalam penilaian kinerja, penilaian angka kredit (PAK) guru, dan sejenisnya,\" kata Fahmi. Fahmi menambahkan, pihaknya telah menyampaikan kebijakan tersebut ke seluruh Kakanwil Kemenag Provinsi untuk diteruskan kepada guru madrasah di seluruh Indonesia. \"Kemenag bahkan melibatkan Pengawas Madrasah, Widyaiswara pada Pusdiklat maupun Balai Diklat Keagamaan Provinsi, serta unsur pejabat Direktorat yang ditugaskan sebagai Kurator dalam melakukan penilaian artikel yang dibagi oleh guru madrasah di situs Guru Berbagi,\" pungkasnya. (der/fin)
Guru Madrasah Bisa Akses Guru Berbagi
Jumat 17-04-2020,06:40 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,14:58 WIB
Nyaris Tak Ada PHK Tapi Sebagian Pekerja Kota Magelang Justru Pilih Resign
Rabu 23-09-2026,15:32 WIB
Kawasan Kedu Dominasi Kasus Stunting Jateng, Ahmad Luthfi Instruksikan Tiru Demak dan Semarang
Rabu 23-09-2026,14:16 WIB
Dapur SPPG Bener Kaliboto Ditutup Paksa Usai 255 Siswa Purworejo Keracunan Makan Bergizi Gratis
Rabu 23-09-2026,13:25 WIB
Perjuangan Novi Indah Fauziah, Kepala MI Muhammadiyah Danurejo Magelang Antar Jemput Murid
Rabu 23-09-2026,14:37 WIB
Anak Diare Massal, Warga Guntur Purworejo Tolak Program Makan Bergizi Gratis
Terkini
Kamis 24-09-2026,12:28 WIB
Kafilah Jateng Raih 36 Gelar MTQ Nasional, Juara Pertama Dapat Bonus Rp100 Juta dan Umrah
Kamis 24-09-2026,11:38 WIB
Jalan Poros Kemanukan-Semawung Purworejo Direhabilitasi, Warga Diminta Bersabar
Kamis 24-09-2026,11:15 WIB
Produksi Cabai Temanggung Menurun, Pasokan Lokal Dipastikan Tetap Aman
Rabu 23-09-2026,15:41 WIB
Prevalensi Capai 18 Persen, Wonosobo Duduki Peringkat Teratas Kasus Stunting di Jawa Tengah
Rabu 23-09-2026,15:32 WIB