MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyampaikan, bahwa Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dikembalikan 100 persen penyelenggaraannya kepada sekolah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengatakan, penyesuaian kebijakan ini untuk memberi kedaulatan kepada sekolah dalam menentukan format penilaian untuk kelulusan siswa. \"Karena selama ini sekolah hanya menerima soal ujian yang dikumpulkan oleh Dinas Pendidikan masing-masing. Sehingga sekolah tidak mempunyai kemandirian untuk menentukan penilaian kelulusan siswanya,\" kata Nadiem, Jumat (13/12). Nadiem menjelaskan, USBN sendiri adalah ujian kelulusan yang digelar di akhir akhir jenjang kelas 6 SD, 3 SMP, 3 SMA. USBN merupakan ujian yang menentukan kelulusan, sesuai undang-undang Sisdiknas. \"Kedaulatan sekolah dalam menerapkan penilaian siswa selama ini tidak terjadi, karena ada ujian sekolah berstandar nasional. Sekarang kita hilangkan dan kita kembalikan seperti semangatnya undang-undang sisdiknas dengan penilaian terhadap standar kelulusan yang sangat ditentukan oleh pusat dibuat oleh sekolah,\" jelasnya. Alasan lainnya kata Nadiem, kedaulatan ini diberikan karena hanya sekolah yang tahu kapabilitas dan level dari keadaan siswa tersebut. Sekolah yang bisa mengadaptasi suatu pertanyaan atau kompetensi. \"Kendati nantinya kedaulatan membuat penilaian kelulusan, tetap akan ada standarnya, yakni Kurikulum 2013. Dalam Kurikulum 2013 sudah ada kompetensi dasar sampai dengan standar kelulusan yang sudah ditentukan secara nasional,\" terangnya. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Totok Supriyatno menambahkan, dengan dikembalikannya USBN ke sekolah 100 persen, maka Kemendikbud tidak lagi akan menyisipkan soal soal jangkar (anchor) sebesar 25 persen dari total butir soal seperti yang selama ini dilakukan. \"Kami tidak menyediakan (soal) jangkar lagi. Jadi silakan. Maksud Pak Menteri enggak pakai jangkar, anchor 25 persen kami tidak menyediakan lagi. Formatnya, seperti biasa silakan, kan kita ingin mendorong variasi,\" katanya. (der/fin)
Kelulusan USBN Ditentukan Sekolah
Sabtu 14-12-2019,03:03 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,10:01 WIB
Judol Marak di Magelang, Akademisi Untidar Soroti Aspek Pidana Pencabutan Bansos
Rabu 23-09-2026,14:58 WIB
Nyaris Tak Ada PHK Tapi Sebagian Pekerja Kota Magelang Justru Pilih Resign
Rabu 23-09-2026,15:32 WIB
Kawasan Kedu Dominasi Kasus Stunting Jateng, Ahmad Luthfi Instruksikan Tiru Demak dan Semarang
Rabu 23-09-2026,14:16 WIB
Dapur SPPG Bener Kaliboto Ditutup Paksa Usai 255 Siswa Purworejo Keracunan Makan Bergizi Gratis
Rabu 23-09-2026,13:25 WIB
Perjuangan Novi Indah Fauziah, Kepala MI Muhammadiyah Danurejo Magelang Antar Jemput Murid
Terkini
Rabu 23-09-2026,15:41 WIB
Prevalensi Capai 18 Persen, Wonosobo Duduki Peringkat Teratas Kasus Stunting di Jawa Tengah
Rabu 23-09-2026,15:32 WIB
Kawasan Kedu Dominasi Kasus Stunting Jateng, Ahmad Luthfi Instruksikan Tiru Demak dan Semarang
Rabu 23-09-2026,15:11 WIB
Pemprov Jateng Kejar Target Kemiskinan 8,7 Persen Lewat Program Bedah Rumah
Rabu 23-09-2026,15:09 WIB
Curi Sapi di Wonosobo, Mobil Pelaku Terguling Dikejar Warga
Rabu 23-09-2026,14:58 WIB