MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) menyatakan, bahwa setiap tahunnya Kemenag telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp200 Miliar untuk penelitian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam Arskal Salim GP mengatakan, sejak 2016 Kemenag mengalokasikan anggaran sebesar Rp240 miliar untuk mengembangkan kualitas penelitian atau riset di PTKI. Untuk setiap tahun penyelenggaraan riset PTKI saja, dana yang dialokasikan sekurang-kurangnya 30% dari anggaran Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) \"Anggaran BOPTN itu berkisar 800 Miliar. Artinya, sekitar 240 Miliar untuk alokasi penelitian yang diperuntukkan untuk seluruh perguruan tinggi keagamaan Islam secara nasional,\" kata Arskal, Rabu (4/12). Menurut Arskal, anggaran ini masih terbilang sangat kecil dibanding alokasi pada Kementerian/Lembaga yang menangani perguruan tinggi. \"Penggunaan anggaran riset untuk mengukur kontribusi riset, baik dalam dunia akademik, pengembangan sosial kemasyarakatan, maupun dunia industri,” tuturnya. Arskal mengaku, dalam dua tahun terakhir terjadi peningkatan, baik pada aspek kuantitas maupun kualitas riset PTKI. Secara kualitas, Kemenag sudah memiliki Agenda Riset Keagamaan Nasional (ARKAN) yang menjadi basis desain dan arah riset selama 10 tahun ke depan (2028). Secara kuantitas, terjadi lompatan besar atas jumlah pendaftar riset. Tahun 2018 terdapat 1.208 pendaftar, lalu meningkat menjadi 2.321 pada 2019, dan 2.957 untuk pendaftar tahun 2020. Melalui portal moraref, Diktis telah mampu menghimpun 1.602 jurnal dengan 47.722 artikel hasil riset. Diktis juga menyelenggarakan Program Penerbitan 5000 Buku yang bekerjasama dengan IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) dan sejumlah penerbit di tanah air. Kepala Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi, secara terpisah menyatakan bahwa hasil seleksi penilaian riset terbaik ini, terseleksi sebanyak 64 penelitian yang saat ini diundang untuk presentasi melalui paralel session. Selanjutnya, akan diambil 25 penelitian terbaik untuk melakukan 25 presentasi lagi selama tiga menit di hadapan para ahli, dan diakhir akan diambil 5 terbaik. \"Melalui ajang kegiatan BCRR ini, Kementerian Agama mengapresiasi para peneliti terbaik, selain itu juga akan diberikan penganugerahan dan penyerahan apresiasi kepada para pengelola jurnal terakreditasi di lingkungan PTKI yang tembus ke Sinta 1 dan Sinta 2,\" jelasnya. (der/fin)
Kemenag Sebut Anggaran Riset PTKI Capai Rp240 Miliar
Kamis 05-12-2019,05:47 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 26-09-2026,21:13 WIB
Dorong Kolaborasi Global, Polbangtan Kementan Gelar Konferensi Internasional
Minggu 27-09-2026,10:37 WIB
Pameran HK Gold dan UBS di Artos Mall Magelang Hadirkan Ribuan Koleksi Perhiasan Emas
Minggu 27-09-2026,10:07 WIB
Pura Jagat Natha Resmi Berdiri di Alun-Alun Kota Magelang, Simbol Toleransi Umat Beragama
Minggu 27-09-2026,10:28 WIB
Borobudur100 di Magelang Targetkan Donasi Rp768 Juta untuk Penyandang Cerebral Palsy
Minggu 27-09-2026,14:15 WIB
Tolak Tambang Pasir PT Anaba, Warga Sambeng Borobudur Kibarkan 355 Bendera Setengah Tiang
Terkini
Minggu 27-09-2026,16:14 WIB
Terduga Pelaku Penyerangan Guru di Kajoran Magelang Ternyata Anak di Bawah Umur
Minggu 27-09-2026,15:19 WIB
11.000 Peserta Ramaikan Jalan Sehat Bank Bapas 69 Magelang, Lima Warga Bawa Pulang Mobil
Minggu 27-09-2026,14:15 WIB
Tolak Tambang Pasir PT Anaba, Warga Sambeng Borobudur Kibarkan 355 Bendera Setengah Tiang
Minggu 27-09-2026,11:00 WIB
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Penggagas Sekolah Kemitraan, Program Buka 5.004 Kursi Pendidikan di Jateng
Minggu 27-09-2026,10:37 WIB