MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Sebuah prestasi yang cukup membanggakan ditorehkan Kepala SMP Negeri 4 Wadaslintang, Ki Sudadi. Karyanya berhasil masuk kategori 10 naskah terbaik pada ajang Lomba Penulisan Naskah Sandiwara Radio (LPSNR) berbahasa Jawa yang diadakan Dinas Kebudayaan Provinsi DIJ akhir Agustus lalu. LPSNR adalah kompetisi menulis. Peserta lomba berasal dari berbagai daerah. Ki Sudadi awalnya bersaing dengan 123 naskah yang masuk. Jurinya ada tiga yaitu Landung Laksono Simatupang, Dhanu Priyo Prabowo, dan Herry Mardianto untuk ditetapkan sepuluh naskah terbaik. “Karya saya masuk urutan 9 berjudul ‘Becake Kang Dullah’dan kesepuluh pemenang masing-masing mendapatkan hadiah Rp 10 juta dipotong pajak. Yang membanggakan dari sepuluh naskah ini akan diterbitkan sebagai buku antologi naskah sandiwara radio dan dibuat rekaman audio yang dipancarkan luas lewat siaran radio dan streaming di Youtube,” katanya kemarin (9/9/2020). Sebelumnya, Ki Sudadi memenangi dua perlombaan bergengsi termasuk penulisan esai Program Nulis dari Rumah, Kemenparekraf (Juli 2020) serta pada Mei 2020 lalu menadapatkan predikat pada lomba penulisan bahan bacaan anak yang selengarakan oleh Kantor Bahasa NTT. Baca juga Hiu Trotol Panjang 8 Meter, Menepi ke Pantai Bopong “Karya Becake Kang Dullah itu temanya sederhana dan berkisah tentang teman penulis waktu kecil. Meskipun namanya Mulyanto, tetapi saya panggil ‘Dullah’. Ia masih berprofesi menjadi tukang becak di wilayah Surakarta hingga saat ini. Dullah saya gambarkan punya pola pikir yang beda dari kebanyakan orang. Ketika teman-temannya sudah menggunakan ponsel android, ia tetap menolak teknologi baru itu. Akibatnya ia bertahan menjadi tukang becak tradisional yang terus kalah bersaing melawan ojek online. Tapi di situlah konflik dibangun untuk menuju akhir bahagia,” tuturnya menyarikan kisah Kang Dullah. Kepala SMP Negeri 4 Wadaslintang itu memang dikenal di kalangan rekan seprofesinya gemar menulis. Di banyak kompetisi Ki Sudadi banyak menulis cerita-cerita fiksi maupun esai baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa. Naskah sandiwara dalam bahasa Jawa tersebut merupakan karya yang ketiga. Sebelumnya Sudadi menulis naskah drama berbahasa Jawa berjudul ‘Kavling Kuburan’ dan naskah drama berbahasa Indonesia ‘Keris Brongot Setan Kober’ dan dinyatakan layak sebagai buku pengayaan bahasa Indonesia jenjang SMA. “Dengan menulis, saya berharap satu hal. saya ingin mengajak kepada kebaikan lewat belajar dari lingkungan terdekat,” pungkas pria yang memiliki gelar S2 di Pendidikan Bahasa Inggris Unnes itu. (win)
Ki Sudadi Menangkan LPSNR Bahasa Jawa
Kamis 10-09-2020,02:43 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 21-06-2026,14:08 WIB
Mentan Amran Ajak Mahasiswa IAIN Gorontalo Jadi Motor Hilirisasi dan Swasembada Pangan
Minggu 21-06-2026,15:05 WIB
Jasirah Heritage Cycling 2026 Digelar, Ratusan Pesepeda Susuri Jejak Sejarah Semarang hingga Borobudur
Terkini
Minggu 21-06-2026,15:05 WIB
Jasirah Heritage Cycling 2026 Digelar, Ratusan Pesepeda Susuri Jejak Sejarah Semarang hingga Borobudur
Minggu 21-06-2026,14:08 WIB
Mentan Amran Ajak Mahasiswa IAIN Gorontalo Jadi Motor Hilirisasi dan Swasembada Pangan
Sabtu 20-06-2026,21:26 WIB
SD Mutual 2 Kota Magelang Borong Prestasi TKA 2026
Sabtu 20-06-2026,14:17 WIB
Di PENAS 2026, Wapres Gibran Sebut Indonesia Kian Mandiri Pangan Berkat Petani dan Nelayan
Sabtu 20-06-2026,12:59 WIB