MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi sinyal bakal menggarap korupsi di tubuh PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Terlebih kasus ini merupakan kasus besar dengan dugaan nilai kerugian mencapai Rp10 triliun. Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan, pihaknya akan mulai mencari data-data terkait informasi tersebut. Dalam proses pencarian data itu, kata dia, KPK kemungkinan akan bekerja sama dengan BPK maupun BPKP. \"Insya Allah karena ini tercetus dari sosok seorang Menkopolhukam (Mahfud MD), tentu saja akan menyikapi dngan memulai mencari data-data tentang itu,\" ujar Nawawi ketika dikonfirmasi, Minggu (12/1). Nawawi menyatakan, apabila ditemukan indikasi korupsi, KPK nantinya bakal menindaklanjuti data-data tersebut. Ia mengungkapkan, segala kemungkinan masih terbuka lebar. \"Selalu terbuka segala kemungkinannya. Kalau memang ada temuannya pasti ditindaklanjuti (ke) penyelidikan. Namanya juga Komisi \\\'Pemberantasan\\\' Korupsi, bukan Komisi \\\'Pengumpul Data\\\',\" kata dia. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD sebelumnya mengungkapkan isu korupsi di PT Asabri. Mahfud mengaku menerima informasi adanya dugaan korupsi senilai Rp10 triliun di perusahaan plat merah tersebut. \"Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun,\" kata dia di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (10/1) . Mahfud mengaku mulanya mengetahui isu itu dari pemberitaan di media. Akan tetapi berdasarkan komunikasi yang dilakukannya dengan pejabat berwenang, isu itu perlu didalami. Mahfud menegaskan, apabila memang ada dugaan korupsi, isu korupsi di Asabri harus diproses secara hukum. Supaya kejelasan dan kebenaran isu itu terungkap. \"Kalau emang ada masalah hukum, ya, kita giring ke pengadilan. Tidak boleh korupsi. (Asabri) untuk orang-orang kecil, prajurit, tentara yang bekerja mati-matian, meninggalkan tempat lama-lama, sesudah masa pensiun disengsarakan,\" kata dia. (riz/gw/fin)
KPK Segera Usut Korupsi Asabri
Senin 13-01-2020,03:52 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 12-05-2026,20:05 WIB
Layanan 5 Puskesmas Pagi-Sore di Kota Magelang Buka hingga Malam, Respons Kebutuhan Warga
Selasa 12-05-2026,19:45 WIB
Pisah dari Kemenag, Kantor Kemenhaj Kota Magelang Resmi Beroperasi di Gedung Baru
Selasa 12-05-2026,19:32 WIB
Tren Nikah di KUA Kota Magelang Meningkat, Pasangan Muda Pilih Lebih Praktis, Hemat Biaya, dan Sah
Selasa 12-05-2026,19:40 WIB
Sidak TPA dan Daycare di Magelang, Walikota Pastikan Standar Pelayanan Anak Terjamin
Rabu 13-05-2026,10:29 WIB
Untidar Gelar Seminar Internasional, Bahas Inclusive Development dan Riset Berkelanjutan
Terkini
Rabu 13-05-2026,15:35 WIB
Bekas Tambang Andesit di Semarang Jadi Agrowisata, Gubernur Ahmad Luthfi Puji Reklamasi Konsisten
Rabu 13-05-2026,11:29 WIB
Kesal! Satu Dekade Tak Diperbaiki, Warga Aksi Swadaya Cor Jalan Kabupaten
Rabu 13-05-2026,11:20 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Ancam Pidanakan Pengusaha Tambang Perusak Lingkungan
Rabu 13-05-2026,10:38 WIB
Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh bagi Enam Santri Penghafal Al-Qur'an di Kudus
Rabu 13-05-2026,10:37 WIB