MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui tim gugus tugas pertembakauan akan melakukan pengawalan selama panen raya tembakau tahun ini. Upaya ini dilakukan untuk mencegah kecurangan dan praktik-praktik yang merugikan petani tembakau. Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan, tim gugus tugas dibentuk oleh pemkab terdiri atas unsur pemerintah daerah. Tugasnya untuk mengawal pertembakauan, dari lintas sektoral bukan hanya satu dinas. Tim gugus tugas nantinya akan bertugas mengawal dan mengawasi jalannya panen raya tembakau di Temanggung. Mereka bertanggungjawab melakukan pengawalan dari tingkat dasar petani, perajang, pedagang kecil, menengah, dan pedagang besar sampai ke pembeli terakhir yaitu pihak industri. “Dengan adanya pengawalan ini nantinya bisa mengurangi kecurangan, mengurangi praktik-praktik yang merugikan satu pihak dengan pihak yang lainnya, khususnya untuk mengurangi praktik yang bisa merugikan para petani,” terang Bupati. Ia menyampaikan pembentukan gugus tugas juga untuk mengurangi potensi-potensi yang bisa saling merugikan antara satu dengan yang lainnya. Selain itu tim ini juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutama pelaku pertembakauan untuk menjaga kualitas tembakau asli Temanggung. Baca Juga Tim Gabungan Bongkar Distributor Miras di Jampirejo, Ribuan Botol Miras Disita “Seluruh pelaku pertembakauan di Kabupaten Temanggung, untuk bersama-sama menghargai jerih payah petani. Mari kita bersama-sama menghormati cucuran keringat petani dengan mengutamakan tembakau asli Temanggung. Jaga betul kualitasnya jangan dicampur dengan tembakau tempat lain,” pesannya. Bupati menambahkan, tim gugus tugas pertembakauan ini adalah kepanjangan tangan dari Pemerintah Kabupaten Temanggung dalam melakukan pengawasan dan pengawalan panen raya tembakau. “Gugus tugas ini lebih merupakan kepanjangan tangan bupati dalam mengurusi hal yang sangat spesifik. Sehingga di lapangan tim gugus tugas ini bisa bekerja sesuai dengan fungsinya,” katanya. Terpisah Purwanto salah satu petani di Kecamatan Kledung menuturkan, saat ini petani sudah berusaha semaksimal mungkin mempertahankan kualitas tembakau, salah satu upayanya yakni dengan menanam varietas kemloko. “Varietas kemloko sekarang sudah banyak pilihannya, mulai dari kemloko satu hingga kemloko tujuh, rata-rata petani sudah kembali menanam varietas kemloko sesuai dengan kondisi tanah dan cuaca,” tuturnya. Oleh karena itu petani berharap, pada panen raya tahun ini pabrikan bisa membeli tembakau dari petani dengan harga yang sangat wajar. “Jangan sampai harga tembakau seperti harga hasil pertanian lainnya, harapan kami tembakau dibeli dengan harga di atas biaya tanam hingga biaya panen raya,” harapnya.(set)
Pemkab Temanggung Bakal Kawal Panen Tembakau
Jumat 07-08-2020,02:34 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 01-05-2026,19:58 WIB
O2SN 2026 Kota Magelang Dibatalkan Sepihak, DPRD Bakal Panggil Instansi Dinas Pendidikan
Jumat 01-05-2026,19:30 WIB
Tanpa Unjuk Rasa, Pekerja dan Walikota Magelang Peringati May Day dengan Bersih Lingkungan
Jumat 01-05-2026,18:51 WIB
Pajak Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Belum Berlaku, Pemprov dan DPRD Masih Lakukan Pengkajian
Jumat 01-05-2026,18:57 WIB
Pemprov Jateng dan TNI AD Kaji Pengolahan Sampah TPA Jatibarang Jadi Solar
Jumat 01-05-2026,19:20 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Janjikan Penuhi Tuntutan Buruh saat Demo May Day
Terkini
Sabtu 02-05-2026,15:25 WIB
Reli Mobil Kuno PPMKI Dongkrak Ekonomi, Kota Magelang Bersiap Gelar 3 Event Lagi
Sabtu 02-05-2026,14:58 WIB
Angka Kemiskinan di Kota Magelang Turun Tipis, Jadi Sorotan DPRD
Sabtu 02-05-2026,14:37 WIB
FLS3N Kota Magelang Rampung Digelar, 16 Peserta Kantongi Tiket ke Provinsi Jawa Tengah
Sabtu 02-05-2026,14:23 WIB
Pemprov Jateng Pusatkan Hardiknas 2026 di SMKN 1 Kedawung Sragen, Fokus Ketahanan Pangan
Sabtu 02-05-2026,13:57 WIB