MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Gugus Tugas gelar rapid test secara random di pusat keramaian kemarin. Hal tersebut sebagai upaya mengejar setiap potensi penularan virus corona, demi akurasi pelacakan dan penelusuran warga dengan risiko. Rapid Diagnostic Test (RDT) secara random atau acak dilakukan kepada tak kurang dari 50 warga di sejumlah pusat keramaian yang ada di seputar Pasar Induk Wonosobo. Juru Bicara Pemkab, dr Muhamad Riyatno ketika ditemui di sela kegiatan menjelaskan, RDT atau juga kerap disebut dengan Rapid Test pada kesempatan tersebut baru mentargetkan 50 orang karena alat memang masih terbatas. \"Tes secara random ini hanyak untuk 50 orang, karena keterbatasan alat,\" katanya. Mengingat keterbatasan itulah, pihaknya mengaku tidak asal melakukan test meski sifatnya random atau acak. Sejumlah orang yang dinilai memiliki potensi resiko seperti kasir, pegawai di jalur distribusi hingga para pedagang yang kerap berinteraksi dengan berbagai macam orang, mendapat prioritas untuk menjalani tes. \"Bagi yang hasilnya memperlihatkan reaktif, Gugus Tugas Covid akan langsung menindaklanjuti dengan membawa yang bersangkutan ke rumah sakit,\" ujarnya. Mereka akan jalani isolasi dan dilakukan tes lanjut, yaitu swab demi memastikan apakah posited=f covid 19 atau sebaliknya. Baca juga 334 Kendaraan di Perbatasan Jateng – DIJ Diminta Putar Balik Rapid Test, ditegaskan Riyatno memang tidak bisa menjadi acuan penegakan diagnosa, namun menjadi alat screening awal yang efektif sebagai langkah dini apabila ditemukan potensi resiko infeksi. Rapid Test di titik-titik keramaian seperti di seputaran pasar Induk terswbut, ditambahkan Sekda One Andang Wardoyo juga akan menjadi salah satu dasar acuan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan lanjutan, terkait aktifitas warga masyarakat di lokasi tersebut. \"Kita semua tetap berharap, masyarakat mau berdisiplin untuk mengikuti SOP Pencegahan Covid 19 yakni dengan senantiasa menggunakan masker apabila keluar rumah, rajin cuci tangan memakai sabun, menghindari kerumunan, serta menjaga jarak aman antara satu sama lain (physical distancing),\" tandasnya. Sementara terkait dengan hasil dari RDT secara acak tersebut, Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan, Dr Jaelan Sulat MKes menyebut akan diolah terlebih dahulu di laboratorium kesehatan daerah. \"Jam 16.00 WIB nanti keseluruhan hasil akan bisa keluar by name orang yang diperiksa hari ini,\" pungkasnya.(gus)
Pemkab Wonosobo Gelar Rapid Test di Pusat Keramaian
Senin 18-05-2020,02:50 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 19-06-2026,20:17 WIB
Program MBG Jadi Harapan Peternak Jateng, Ribuan SPPG Diminta Belanja Telur dan Ayam Lokal
Sabtu 20-06-2026,12:35 WIB
Jadi Kandidat Kuat Calon Ketum PBNU, Gus Yusuf Bawa Misi Kiai Benahi Organisasi
Sabtu 20-06-2026,12:04 WIB
Tak Sekadar Pintar, Lolos Beasiswa Santri Jateng 2026 Wajib Kuasai Kitab Kuning, Ini Kata Taj Yasin
Sabtu 20-06-2026,12:17 WIB
Publikasikan Makalah Tawuran, Mahasiswi Untidar Terima Beasiswa Rp 2,1 Juta dari Pemkot Magelang
Sabtu 20-06-2026,12:59 WIB
Kota Magelang Punya 170 Bank Sampah, Sukses Ubah Pola Pikir Warga Kelola Limbah dari Hulu
Terkini
Sabtu 20-06-2026,12:59 WIB
Kota Magelang Punya 170 Bank Sampah, Sukses Ubah Pola Pikir Warga Kelola Limbah dari Hulu
Sabtu 20-06-2026,12:35 WIB
Jadi Kandidat Kuat Calon Ketum PBNU, Gus Yusuf Bawa Misi Kiai Benahi Organisasi
Sabtu 20-06-2026,12:17 WIB
Publikasikan Makalah Tawuran, Mahasiswi Untidar Terima Beasiswa Rp 2,1 Juta dari Pemkot Magelang
Sabtu 20-06-2026,12:04 WIB
Tak Sekadar Pintar, Lolos Beasiswa Santri Jateng 2026 Wajib Kuasai Kitab Kuning, Ini Kata Taj Yasin
Jumat 19-06-2026,20:17 WIB