MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Tim Gugus tugas Covid 19 Kecamatan Kertek yang terdiri dari jajaran forkompimca menggelar penyemprotan disinfektan di pemukiman sekitar lokasi karantina PDP, atau kampung sekitar BLK Wonosobo Desa Ngadikusuman Kertek. “Penyemprotan ini untuk memberi rasa aman kepada masyarakat setempat, meski jarak antara pusat karantina gugus tugas Wonosobo dengan pemukiman tidak berdampingan secara langsung, masih ada pembatas,” ungkap Danramil Kertek, Kapten Inf Punidi, kemarin. Menurutnya, penyemprotan disinfekatan dilakukan pada saat bulan Ramadan, dengan tetap menjaga protokol kesehatan, seluruh tim gugus tugas kecamatan dan jajaran forkompimca hadir dalam kegiatan tersebut. “BLK saat ini disiapkan oleh pemerintah sebagai tempat karantina bagi yang diindikasikan terpapar virus. Untuk itu penyemprotan di lingkungan sekitar sampai dengan desa sangatlah perlu dilakukan. Dengan adanya penyemprotan ini secara tidak langsung membuat masyarakat sekitar tetap merasa aman. Selain itu, penyemprotan ini juga dijadikan sarana sosialisasi kepada masyarakat agar mau mentaati protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah seperti menerapkan social distancing dan physical distancing. Sebab, masih banyak warga yang keluar rumah tidak memakai masker. “Kita cukup prihatina, masih banyak warga Kertek yang belum mengikuti anjuran emerintah, menggunakan masker dan menjaga jarak, kita harap perilaku itu secepatnya diubah,” katanya. Sementara itu Camat Kertek, Muhammad Said mengemukakan, seluruh masyarakat dari semua lapisan dan kalangan untuk mengikuti anjuran pemerintah dalam melawan dan memutus rantai penyebaran covid 19 di Wonosobo. Baca juga Positif Covid-19 Bertambah Terus, Alumni Tabligh Akbar Gowa Diminta Melapor “Kecamatan Kertek menjadi kasus pertama adanya covid 19 di Wonosobo, meski kemudian sembuh, ini harus menjadi warga semkain disiplin,” ucapnya. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar kurangi bepergian bila tidak emergency, hindari social distancing maupun physicial distancing, pola hidup sehat serta rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer setiap selesai aktifitas maupun setelah bepergian. “Dan yang terpenting lagi, bagi warga yang kembali dari luar negeri maupun luar kota agar segera melaporkan ke Posko Penanganan Covid-19 di tiap tiap desanya, sekaligus melaksanakan karantina mandiri di rumahnya masing-masing,” tandasnya. Semua pihak harus berperan aktif mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya memerangi virus corona. Hal ini disebabkan karena dalam memutus mata rantai penyebaran harus dilakukan oleh semua pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat secara umum. (gus)
Pemukiman Dekat Lokasi Karantina PDP Disemprot Disinfektan
Senin 27-04-2020,02:34 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-04-2026,09:00 WIB
Warung Z-Mart Baznas Hadir di Purworejo, 40 UMKM Kelontong Dapat Bantuan dan Pendampingan
Kamis 30-04-2026,09:52 WIB
Patahkan Mitos Modal, Walikota Magelang Ungkap Kunci UMKM Bisa Bertahan dan Berkembang
Kamis 30-04-2026,09:24 WIB
Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun di Cilacap, Targetkan 600 Ribu Lapangan Kerja
Kamis 30-04-2026,08:00 WIB
Sidang Pembunuhan Lansia di Purworejo, 12 Saksi Ungkap Dugaan Perencanaan Pelaku
Kamis 30-04-2026,11:03 WIB
Efek Makan Bergizi Gratis, Harga Sayur di Magelang Meroket, Bunga Kol Malah Anjlok
Terkini
Kamis 30-04-2026,20:41 WIB
Pacu Produksi Nasional, Kementan Tanam Padi Serempak di 25 Provinsi
Kamis 30-04-2026,19:31 WIB
Pemprov Jateng Bidik 30 Investor dan Pamerkan 75 UMKM Ekspor di Ajang CJIBF 2026
Kamis 30-04-2026,19:22 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jateng Peringati May Day demi Jaga Iklim Investasi
Kamis 30-04-2026,13:54 WIB
Dukung Ketahanan Energi Nasional, Kolaborasi Hulu Migas Perkuat Tata Kelola Sumur Rakyat
Kamis 30-04-2026,11:03 WIB