MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG - Pemerintah memberikan bantuan bagi warga yang meninggal dunia karena Covid-19. Bentuknya berupa santunan uang Rp15 juta. Namun, di Kota Magelang belum seluruhnya dimanfaatkan. Jumlah warga yang mengajukan masih sedikit. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih mengatakan, kematian akibat Covid-19 berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat hingga saat ini tercatat 15 orang. Namun, baru empat ahli waris yang menyerahkan syarat administrasi ke Dinsos. \"Jumlah warga yang mengajukan santunan masih minim. Mungkin karena tidak tahu atau bagaimana. Yang jelas sosialisasi terus kita gencarkan,\" kata Wulan, kemarin. Menurutnya, keempat berkas itu telah diterima. Pada saat yang sama pihaknya mengirim berkas ke Dinsos Provinsi Jawa Tengah untuk ditelaah. Menurut Wulan, Dinsos Kota Magelang hanya bertugas menampung berkas. \"Selanjutnya, pengajuan itu diserahkan ke Dinsos Jateng. Di pemprov berkas kembali diperiksa. Baru setelah dinyatakan lengkap, dikirim ke kementerian (Pemerintah Pusat),\" jelasnya. Selain ketidaktahuan warga, dia menduga minimnya pengajuan bantuan itu lebih disebabkan faktor teknis. Yaitu, pemenuhan kelengkapan persyaratan. Wulan menuturkan, tidak sedikit warga yang datang ke Dinsos Kota Magelang. Mereka menanyakan perihal syarat-syarat mendapat bantuan tersebut. Sayangnya, setelah ditunggu beberapa hari mereka tak datang lagi ke Kantor Dinsos. \"Ada yang datang ke sini mempertanyakan status kematian keluarganya, kalau masih probable atau suspek. Kita beri pemahaman, sepanjang ada surat dari Dinkes, maka berkas bisa kami kirim. Tapi kita tunggu kok tidak datang lagi,\" paparnya. Ia menjelaskan, untuk mendapatkan bantuan dana dari APBN itu, warga harus melengkapi sejumlah berkas. Ada lima persyaratan yang wajib dipenuhi agar bantuan tepat sasaran. Di antaranya, fotokopi KTP warga yang meninggal dan fotokopi KK ahli waris. Ditambah lagi, surat kematian dari rumah sakit serta surat hasil pemeriksaan yang menyatakan positif Covid-19. \"Surat bisa didapatkan di Dinas Kesehatan Dinkes),\" jelasnya. Jika keempat item itu lengkap, warga akan mendapatkan satu berkas tambahan yaitu, surat keterangan dari Dinsos Kota Magelang. Selanjutnya, berkas diajukan ke Dinsos Jateng. Dia memastikan tidak ada batasan waktu pengajuan bantuan. Karena itu, pihaknya masih menunggu pengajuan dari warga. \"Kalau lengkap berkasnya langsung kita kirimkan ke provinsi. Nanti santunanya lewat transaksi elektronik. Jadi tidak ada uang yang masuk dulu ke Dinsos. Semua langsung ke penerima manfaat,\" paparnya. (wid)
Pengajuan Santunan Kematian Covid-19 Masih Minim
Jumat 02-10-2020,02:00 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-11-2026,16:30 WIB
Sampah Kota Magelang 85 Ton Per Hari, DLH Perkuat PDU Bojong untuk Pengurangan
Minggu 01-11-2026,12:41 WIB
Calon Ketua HIPMI Magelang, Arya Septiadi Siapkan Gebrakan Digital untuk UMKM
Minggu 01-11-2026,13:09 WIB
Di Tengah Pro-Kontra Konser Andrea Bocelli, Ulama Borobudur Serukan Perdamaian Dunia
Minggu 01-11-2026,16:08 WIB
Massa Aksi di Borobudur Magelang Desak Promotor Konser Andrea Bocelli Buktikan Tak Terkait Israel
Minggu 01-11-2026,16:00 WIB
d’JeLiPat SMKN 3 Magelang Hadirkan ‘Romantic Purple’ di Opening Fashion Show Magelang Flower Festival
Terkini
Minggu 01-11-2026,17:00 WIB
Kota Magelang Peringkat 3 Integritas Pendidikan Nasional, Walikota Minta Penguatan SDM
Minggu 01-11-2026,16:30 WIB
Sampah Kota Magelang 85 Ton Per Hari, DLH Perkuat PDU Bojong untuk Pengurangan
Minggu 01-11-2026,16:15 WIB
Pemprov Jateng Beri Tali Asih 2.000 Hafiz dan Perluas Beasiswa Santri
Minggu 01-11-2026,16:08 WIB
Massa Aksi di Borobudur Magelang Desak Promotor Konser Andrea Bocelli Buktikan Tak Terkait Israel
Minggu 01-11-2026,16:03 WIB